AMUNTAI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dalam memperkuat pilar pendidikan keagamaan di wilayah perdesaan kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati HSU H. Sahrujani bersama Wakil Bupati Hero Setiawan meresmikan perubahan nama baru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ihya Ulumuddin yang bertempat di Desa Sungai Namang, Kecamatan Danau Panggang.
Peresmian identitas baru yang mengusung tema “Identitas Baru, Semangat Baru, Pendidikan Lebih Bermutu” tersebut menjadi penanda dimulainya era baru pengelolaan dan peningkatan mutu pendidikan dasar berbasis Islam di kawasan perairan dan lahan basah tersebut.
Suasana antusiasme terpancar sejak rombongan jajaran pimpinan daerah memasuki kawasan Desa Sungai Namang. Ratusan siswa madrasah bersama masyarakat setempat tampak memadati area sekitar sekolah untuk menyambut kedatangan Bupati H. Sahrujani dan Wabup Hero Setiawan. Deretan senyum gembira dan kibaran bendera kecil di tangan para santri menambah kesemarakan acara yang berlangsung tertib dan khidmat tersebut.
Sejumlah pejabat daerah serta tokoh penting turut hadir mendampingi agenda strategis ini. Di antaranya tampak para Alim Ulama dan para Habaib, Kepala Kantor Kementerian Agama, Camat Danau Panggang beserta jajaran Muspika, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kepala Desa Sungai Namang, serta jajaran dewan guru dan orang tua murid.
Acara puncak peresmian ditandai secara simbolis melalui penandatanganan prasasti oleh Bupati H. Sahrujani dan Wakil Bupati Hero Setiawan, yang disaksikan langsung oleh Kepala Kemenag HSU dan seluruh tamu undangan.
Usai prosesi penandatanganan, rombongan Bupati tidak langsung meninggalkan lokasi. Bupati H. Sahrujani bersama Wabup Hero Setiawan, didampingi Kepala Kemenag HSU dan Camat Danau Panggang, melangkah menuju area dalam sekolah untuk melakukan peninjauan fisik bangunan dan fasilitas pendukung secara komprehensif.
Dalam inspeksi tersebut, rombongan menyisir sejumlah sarana vital, mulai dari ruang-ruang kelas tempat para santri menimba ilmu, ruang guru, hingga fasilitas penunjang kegiatan belajar-mengajar (KBM). Peninjauan ini dilakukan guna memantau secara langsung kelayakan infrastruktur dan sarana prasarana yang dimiliki madrasah pasca-perubahan nama, sekaligus memastikan proses pembelajaran dapat berlangsung secara aman, nyaman, dan optimal.
Langkah peninjauan fasilitas ini turut menegaskan komitmen berkelanjutan Pemkab HSU bersinergi dengan Kementerian Agama untuk terus mendorong pemerataan mutu pendidikan. Pemkab HSU memandang bahwa peningkatan kualitas sarana dan standar pengajaran tidak boleh hanya terpusat di wilayah perkotaan, melainkan harus menyentuh hingga ke pelosok desa seperti Desa Sungai Namang.
Dengan diresmikannya nama baru serta terlaksananya peninjauan sarana dan prasarana ini pada Selasa (4/8), MI Ihya Ulumuddin Desa Sungai Namang optimistis dapat terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan keagamaan yang unggul, profesional, dan tepercaya dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia serta berdaya saing di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (suf/mb03)
