KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub),resmi mengoperasikan layanan angkutan perkotaan Trans Saijaan. Uji coba operasional dimulai pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dengan mengusung konsep Nyaman, Aman, Terintegrasi, dan Terjangkau.

Kehadiran Trans Saijaan menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Kotabaru,dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik sekaligus memberikan alternatif angkutan yang lebih modern, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Berdasarkan informasi resmi Dishub Kotabaru, Trans Saijaan melayani tujuh koridor yang menghubungkan berbagai pusat aktivitas masyarakat. Sejumlah titik yang dilintasi antara lain Tugu Nelayan, Pasar Raya Limbur, Bandara Gusti Sjamsir Alam (GSA), Terminal Stagen, Terminal Batu Selira, Polres Kotabaru, Kantor Bupati Kotabaru, hingga Kantor Kecamatan Pulau Laut Sigam.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru, Khairian Anshari, S.STP., M.Si., mengatakan, layanan Trans Saijaan dihadirkan sebagai upaya meningkatkan pelayanan transportasi umum yang lebih berkualitas.

“Trans Saijaan kami hadirkan sebagai layanan transportasi publik yang nyaman, aman, terintegrasi, dan terjangkau. Armada yang digunakan juga modern dan tepat waktu. Kami mengajak masyarakat Kotabaru untuk mulai beralih ke transportasi umum demi mewujudkan lalu lintas yang lebih tertib dan berkeselamatan,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Melalui peta jaringan trayek yang telah dirilis, masyarakat dapat mengetahui secara jelas rute lengkap ketujuh koridor tersebut. Sistem layanan ini dirancang agar saling terintegrasi dan mudah diakses, sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Kotabaru.

Selama masa uji coba, Dishub Kotabaru juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan saran sebagai bahan evaluasi dalam penyempurnaan pelayanan Trans Saijaan ke depan.

Dengan mulai beroperasinya Trans Saijaan, diharapkan masyarakat semakin terbiasa menggunakan transportasi umum sehingga dapat mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta mendukung terwujudnya sistem transportasi yang lebih modern di Kabupaten Kotabaru. ( ebet/mb03