BANJARNASIN-. Direktur Utama PT Ambapers ,H. Zulfadli Gazali, M.S terkait dividen, selama ini yang diterima Bangun Banua sekitar Rp17 miliar.
Ke depan juga akan ada perubahan komposisi kepemilikan saham.Saat ini komposisi saham masih Bangun Banua 60 persen dan Pelindo 40 persen. Namun berdasarkan hasil kesepakatan antara Pelindo dan Gubernur, komposisi saham direncanakan berubah menjadi 70 persen Bangun Banua dan 30 persen Pelindo.
“Dengan perubahan komposisi saham tersebut, dividen yang diterima Bangun Banua diproyeksikan meningkat dari sekitar Rp17 miliar menjadi sekitar Rp26 miliar,” ujar Zulfadli Gazali di Banjarmasin,Rabu (29/7) siang.
Jika seluruh rencana ini berjalan lancar, dividen yang diterima Bangun Banua dapat meningkat dari Rp17 miliar menjadi sekitar Rp26 miliar
Terkait tarif angkutan batu bara yang diekspor, selama ini tarifnya sebesar 0,3, dan kami mengusulkan agar dinaikkan menjadi 0,50. Usulan tersebut juga sudah mendapatkan rekomendasi dari INSA.
“Namun, saat ini kami masih menunggu surat dari PPM Kementerian Perhubungan. Setelah surat tersebut terbit, barulah kami akan melakukan sosialisasi kepada para pengguna alur, kemudian tarif baru tersebut akan diterapkan,” cetuanya.
Iay masih menunggu rekomendasi dari INSA Pusat, kesepakatan dari INSA Banjarmasin, serta rekomendasi dari Kementerian Perhubungan.
Setelah seluruh proses tersebut selesai, kami akan melakukan sosialisasi kepada para pengguna alur, baru kemudian kebijakan itu diterapkan.
Dengan adanya peningkatan tarif tersebut, diharapkan pendapatan perusahaan juga akan meningkat. rds
