BATULICIN-Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Robby Chandra, mengungkapkan bahwa petani di “Bumi Bersujud” mampu memproduksi jagung hingga 7.732 ton per tahun.

“Target produksi jagung pada periode 2025 sebanyak 4.514 ton, Alhamdulillah realisasinya mencapai 7.732 ton dengan luas lahan kurang lebih mencapai 1.260 hektare,” kata Robby Chandra, di Batulicin.

Ia mengatakan, target produksi periode 2026 sebanyak 2.471 ton, sedangkan di semester pertama jumlah produksi yang terealisasi sebanyak 1.362 ton.

Robby meyakini, jumlah produksi tahun ini akan melebihi target, karena di semester kedua para petani masih dapat menggenjot produksi dengan meningkatkan produktivitas lahan dan ekstensifikasi atau memperluas area tanam.

Seperti di Desa Jombang Kecamatan Satui, ada lahan tidur seluas 24 hektare dan dapat dimanfaatkan untuk menambah produksi jagung.

Agar upaya meningkatkan jumlah produksi lebih maksimal, para petani juga mempertimbangkan jenis bibit yang digunakan, yakni NK 212, Maxi dan Bisi dan metode tanam yang dilakukan menggunakan sistem tugal.

Namun tantangan yang menjadi kendala selama ini adalah hewan ulat grayak dan kera dan persaingan komoditas.”Pemerintah daerah terus berupaya memperluas dan melakukan ekstensifikasi lahan garapan serta memperkuat kolaborasi guna mendukung kebijakan pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendorong masyarakat agar lebih mandiri di sektor pertanian,” ungkap Robby.[an/mb03]}