BATULICIN-Salah satu petani di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Alfiannor (40) menanam bibit cabai sebanyak delapan ribu batang untuk mendukung pemerintah memperkuat ketahanan pangan.
“Bibit yang kami tanam adalah cabai rawit jenis ori, kini masuk usia 1,5 bulan atau sekitar 45 hai, usia tersebut masa pemeliharaan dari pertumbuhan vegetatif yang fokus pada daun dan batang ke fase generatif awal, ini ditandai dengan munculnya bunga pertama,” kata Alfiannor, di Batulicin.
Ia menerangkan, delapan ribu bibit cabai memerlukan lahan seluas 0,7 hektare dengan jarak tanam 50×50 cm atau 60×60 cm.
Target produksi dari luas tanam diperkirakan mencapai 1,6 ton per bulan, dengan catatan dapat menjaga imunitas tanaman sejak dini, mengendalikan kelembapan, dan rutin memantau kondisi daun kering layu atau kena penyakit patek.
Alfian meyakini, cabai yang diproduksi nantinya mampu memenuhi permintaan dan kebutuhan pasar yang ada di Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu.
Agar pemanfaatan lahat lebih optimal, Alfian juga menggunakan system tanam cabai dalam metode tumpang sari.
“Selain cabai, dilokasi itu juga kami tanami jagung, labu kuning dan buah papaya hingga 2.000 pohon. Metode ini mampu memaksimalkan efisiensi ruang, meningkatkan kesuburan tanah, menekan hama, dan mengurangi risiko kegagalan panen sekaligus memberikan keuntungan ekonomi yang lebih besar bagi petani” ungkapnya.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu Robby Chandra menegaskan, pemerintah daerah mendukung dan mengapresiasi upaya yang dilakukan para petani dalam menjaga stabilitas kebutuhan pangan.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga menawarkan solusi bagi masyarakat “Bumi Bersujud” untuk ketahanan pangan. Solusi untuk ketahanan pangan dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti pemanfaatan pekarangan,” katanya.
Menurut Robby, manfaatkan pekarangan dengan menanam berbagai jenis tanaman pangan lokal, seperti sayuran, buah, umbi-umbian, kacang, dan tanaman lainnya sangat mudah dilakukan, sehingga tidak tergantung dengan ketersediaan yang ada di pasar.{[an/mb03]}
