TANJUNG – Dinas Sosial, P3AP2KB Kabupaten Tabalong menggelar penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengarusutamaan Gender, Kamis (23/7).

Kepala Dinas Sosial, P3AP2KB, H Syam’ani mengatakan Bimtek ini merupakan implementasi dari strategi nasional PUG.

Hal tersebut disampaikan melalui intruksi presiden Sebagaimana diamanatkan oleh instruksi presiden Nomor 9 tahun 2000 dan diperkuat oleh Permendagri nomor 15 tahun 2008 serta nomor 67 tahun 2011.

“Artinya, setiap perangkat daerah wajib mengintegrasikan perspektif-perspektif gender dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan di Tabalong,” ujarnya.

Sementara untuk kegiatan ini dilaksanakan dari Senin 20 Juli hingga Kamis 23 Juli atau empat hari.

“Pelaksanaan ini dibagi dua angkatan yang setiap angkatan ada 60, sehingga total peserta yang mengikuti Bimtek sebanyak 120 orang,” ujarnya.

Adapun pesertanya terdiri dari empat orang dari instansi penegak hukum, Polres, Kejaksaan, Pengadilan dan Lapas.

“Kemudian ada 27 orang dari SKPD, 12 orang Kecamatan, dan 78 orang dari desa serta kelurahan,” tuturnya.

Ia pun berharap melalui Bimtek ini para peserta bisa mengimplementasikannya dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi anggaran.

Sementara, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menegaskan, di masa pemerintahannya, ia tidak membedakan antara perempuan dan laki-laki.

“Kalau dia berprestasi akan kita beri apresiasi, dari RPJMD dan kebijakan yang kami lakukan itu tidak ada yang membedakan antara laki-laki dan perempuan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti tentang banyaknya pernikahan dini di Tabalong yang diakibatkan oleh anak yang putus sekolah.

“Pemerintah daerah berupaya melalui beasiswa agar anak yang kurang mampu bisa bersekolah sampai SMA sehingga pernikahan dini bisa dicegah,” katanya.

Menurutnya, kalau terjadi pernikahan dini dampaknya akan luas, seperti punya anak tetapi orang tuanya belum siap, ekonomi masih kurang, sehingga anaknya stunting.

“Karena bapak-ibu sudah ikut pelatihan ini bisa memberikan sosialisasi dan pendampingan terkait hal ini kepada masyarakat,” pungkasnya.

Di akhir acara Bupati Tabalong secara resmimenutup kegiatan Bimtek yang dilakukan selama empat hari tersebut.yan/rds