BANJARMASIN- H. Aftahudin terpilih secara pimpin PMI Kota Banjarmasin 2026- 20230.
Musyawarah Kota (Muskot) Palang Merah Indonesia (PMI) kota Banjarmasin digelar di Hotel Harper Banjarmasin.
Dihadiri Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia (PMI),Sudirman Said dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Gubernur Kalimantan Selatan Rusma Khazairin dan Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri.
Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia (PMI),Sudirman Said mengatakan yang terpenting saat ini adalah kesiapsiagaan dan persiapan menghadapi berbagai kemungkinan ke depan.
Karena itu, kepengurusan PMI kota Banjarmasin harus segera terbentuk secara definitif.
Musyawarah Kota (Muskot) merupakan mekanisme konstitusional yang harus ditempuh untuk mewujudkan hal tersebut. “Kami berharap Muskot ini dapat menghasilkan kepemimpinan baru yang inklusif, mampu merangkul semua pihak, serta bekerja secara efektif dalam menyelesaikan berbagai tugas dan tantangan ke depan,”ujar Sudirman di Banjarmasin,Minggu (12/7).
Itulah prinsip utama yang diharapkan, yakni terbentuknya kepengurusan yang definitif.
H. Aftahudin menjelaskan PMI Kota Banjarmasi dapat menjadi organisasi yang semakin kuat serta mampu menjalin kerja sama yang baik dengan PMI Provinsi maupun berbagai pihak lainnya.
Siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Ketua PMI Kota Banjarmasin, semoga dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
“Ke depan, ada beberapa program prioritas yang akan kami jalankan. Pertama, saat ini PMI Kota belum memiliki Unit Transfusi Darah (UTD),” jelasnya.
Karena itu, ia berupaya menyiapkan lahan secara mandiri sebagai langkah awal pembangunan UTD.
” Insya Allah, persiapan tersebut akan mulai direalisasikan dalam enam bulan ke depan.
Kedua, terkait pengelolaan limbah medis, kami berencana menjalin kerja sama dengan PMI Surabaya agar pengelolaannya dapat dilakukan sesuai standar yang berlaku,” katanya.
Ketiga, akan terus meningkatkan jumlah pendonor darah dengan mengoptimalkan kualitas pelayanan masyarakat yang mendonorkan darahnya pada dasarnya tidak mengharapkan imbalan apa pun.
Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memberikan pelayanan terbaik serta bentuk apresiasi sebagai ucapan terima kasih atas kepedulian dan partisipasi mereka dalam membantu sesama.rds
