MARTAPURA – Anggota DPD RI/MPR RI dari Kalimantan Selatan, Habib Hamid Abdullah, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Desa dan masyarakat Kabupaten Banjar.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Guru Tuha Gedung NU Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada Kamis (18/6) pagi.
Dalam kegiatan tersebut, Habib Hamid menyampaikan pentingnya pemahaman dan pengamalan Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Keempat pilar tersebut merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pembangunan nasional.
Habib Hamid menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan secara nyata dalam kebijakan pembangunan agar keadilan sosial dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat di daerah.
“Pancasila bukan hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Kita tidak ingin ada daerah yang tertinggal dari sisi infrastruktur, pendidikan, kesehatan maupun kualitas sumber daya manusia. Semangat keadilan sosial harus benar-benar hadir dalam setiap kebijakan pembangunan,” ujar Habib Hamid.
Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan derasnya arus informasi digital, tetapi juga masih adanya ketimpangan pembangunan antar daerah yang memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
Dalam kesempatan tersebut, Habib Hamid juga menjelaskan peran strategis DPD RI sebagai representasi daerah di tingkat nasional dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, mengawasi pelaksanaan otonomi daerah, serta mendorong pemerataan pembangunan dan keadilan antarwilayah.
“DPD RI hadir untuk memastikan suara daerah didengar dalam proses pengambilan kebijakan nasional. Aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini, mulai dari pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas layanan dasar, hingga kesejahteraan tenaga pendamping desa, akan menjadi bagian dari perjuangan kami di tingkat pusat,” tegasnya.
Dialog berlangsung interaktif dengan berbagai aspirasi yang disampaikan peserta, di antaranya mengenai pemerataan pembangunan di Kalimantan Selatan, peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik, penguatan perlindungan kebebasan berpendapat, kesejahteraan Tenaga Pendamping Profesional Desa, serta pentingnya penguatan peran daerah dalam pembangunan nasional.
Menutup kegiatan, Habib Hamid mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI sebagai landasan dalam menjaga persatuan bangsa dan mendorong pembangunan yang berkeadilan.
“Dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Empat Pilar, kita dapat memperkuat persatuan nasional sekaligus mendorong embangunan yang lebih merata sehingga kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Kalimantan Selatan.”
Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya MPR RI dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan perjuangan di tingkat nasional.rds
