BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin didampingi Bupati/Walikota se-Kalsel, Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin menyaksikan peresmian Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) ruas jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer (km).
Peresmian Inpres Jalan Daerah yang tersebar di seluruh Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto, Selasa (23/06) dilaksanakan Gubernur H Muhidin secara daring dari kediamannya di Banjarmasin.
Turut hadir mendampingi Gubernur H Muhidin, antara lain Bupati Batola H Bahrul Ilmi, Bupati HST Samsul Rizal, Wakil Walikota Banjarmasin Hj Ananda, Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli, Sekda Banjarbaru Sirajoni, jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Wilayah Kalsel.
Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo Sibianto menyatakan tidak boleh ada daerah di Indonesia yang tertinggal akibat keterbatasan akses.
Presiden mengatakan ruas jalan yang baik merupakan salah satu upaya menjadi bangsa yang kuat. Kualitas jalan yang baik juga jadi salah satu pondasi mencapai upaya ketahanan pangan lantaran jaringan distribusi yang baik.
“Jalan yang baik adalah bagian ketahanan kita, swasembada pangan tidak hanya soal benih, pupuk, irigasi,” ucap Prabowo lagi sembari bertekad akan meningkatkan biaya pembangunan di seluruh daerah-daerah hingga sampai ke desa-desa.
“Saya mengajak pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah selesai dibangun dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Muhidin menyambut baik keberlanjutan pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat.
“Konektivitas yang semakin baik diyakini akan mendukung pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa serta meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik,” kata H Muhidin.
Sebelum mengikuti peresmian secara daring, Gubernur H Muhidin memimpin rapat koordinasi (Rakor) bersama kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan guna membahas sejumlah agenda strategis pembangunan daerah.
“Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan infrastruktur jalan diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke seluruh pelosok Kalsel dan Indonesia,” pungkasnya. adp/ani
