TANAH BUMBU – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana pada musim kemarau tahun 2026, Jumat (19/6).

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kalsel, H. Rais Ruhayat, S.H., didampingi anggota komisi serta jajaran BPBD Provinsi Kalsel. Pertemuan membahas berbagai langkah antisipasi menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, hingga ketersediaan air bersih saat puncak musim kemarau.

H. Rais Ruhayat mengatakan, koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah menghadapi musim kemarau yang diperkirakan mulai berlangsung pada Juli 2026. Selain itu, Komisi I juga ingin mengetahui kesiapan personel, peralatan, serta pola koordinasi lintas instansi dalam penanganan bencana.

“Hari ini kami banyak berkoordinasi dengan BPBD Tanah Bumbu terkait persiapsiagaan menghadapi bencana musim kemarau yang akan kita hadapi. Berdasarkan perkiraan cuaca, musim kemarau diperkirakan dimulai pada bulan Juli dan puncaknya terjadi pada Juli hingga Agustus,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi I DPRD Kalsel turut mengapresiasi capaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) yang diraih BPBD Tanah Bumbu. Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana serta sistem penanggulangan bencana yang dimiliki menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan ketahanan menghadapi berbagai potensi bencana.

“Kami sangat mengapresiasi nilai IKD yang berhasil dicapai BPBD Tanah Bumbu. Bahkan, kami melihat BPBD Tanah Bumbu dapat menjadi percontohan bagi kabupaten lain dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana,” kata legislator Fraksi PAN tersebut.

Ia menambahkan, capaian tersebut layak menjadi perhatian sebagai motivasi bagi seluruh BPBD kabupaten/kota di Kalsel. Menurutnya, pemberian apresiasi kepada daerah yang menunjukkan kinerja baik dapat mendorong peningkatan semangat dan kualitas pelayanan kebencanaan di daerah.

“Mungkin ini akan menjadi masukan bagi BPBD Provinsi agar dapat memberikan penghargaan kepada BPBD kabupaten/kota yang memiliki capaian baik, sehingga dapat menambah semangat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana,” pungkasnya.rds