
RANTAU – Wakil Bupati Tapin H Juanda membuka rapat koordinasi (rakor) sekaligus monitoring dan evaluasi (monev) inovasi daerah tingkat Kabupaten Tapin tahun 2026 di Grand Qin Hotel Banjarbaru, Senin (13/4).
Menghadirkan narasumber dari Badan Startegi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri Arzad Sectio SIP MPA, kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Tapin H Unda Absori, para staf ahli bupati, para asisten, kepala dinas/badan, para tenaga ahli dan staf khusus bupati, para camat, dan kepala bagian di lingkungan Pemkab Tapin.
Wabup Tapin H Juanda mengatakan, pelaksanaan rakor dan monev inovasi daerah ini merupakan bentuk keseriusan dari pemerintah dalam upaya meningkatkan kinerja penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, melalui peningkatan pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.
“Segala bentuk pembaharuan dalam tata kelola hendaknya di ikuti dengan peningkatan kuantitas dan kualitas inovasi di daerah, sehingga proses pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif, efisien dan transparan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, progres capaian indeks inovasi daerah Kabupaten Tapin terus mengalami peningkatan, yakni di tahun 2025 mencapai nilai 73,14 poin atau predikat kabupaten sangat inovatif.
“Atas capaian itu tentu kita patut bersyukur dan berbangga. Saya pun berpesan agar terus berkontribusi meningkatkan kualitas dan kuantitas inovasi dimana pun kalian bertugas,” katanya.
Pada kesempatan itu, H Juanda juga meminta kepada kepala perangkat daerah beserta seluruh jajaran untuk mendukung pencapaian kinerja utama kepala daerah, khususnya pada indikator indeks inovasi daerah.
“Tentu di tahun 2026 ini kita bersama-sama bertekad dan berkomitmen agar mampu meraih predikat sebagai kabupaten terinovatif, atau kategori tertinggi dalam penganugerahan Indeks Government Award yang diselenggarakan kemendagri,” pungkasnya. her

