Mata Banua Online
Selasa, April 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Mayat Laki-laki Ditemukan Tergantung di Garagata

by Mata Banua
13 April 2026
in Indonesiana, Tabalong
0
POLISI saat melakukan olah TKP.(foto:mb/ist)

TANJUNG – Warga Desa Garagata, Kecamatan Jaro digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi tergantung di area lahan persawahan, Minggu (12/4) sore.

Usai mendapat informasi terkait penemuan mayat tersebut, unit inafis diturunkan Sat Reskrim Polres Tabalong yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo bersama personel lainnya.

Berita Lainnya

Dewan HSU Bahas Keberangkatan Haji

Dewan HSU Bahas Keberangkatan Haji

13 April 2026
Wabup Juanda Buka Rakor Inovasi Daerah

Wabup Juanda Buka Rakor Inovasi Daerah

13 April 2026

Petugas diturunkan untuk mengamankankan lokasi kejadian dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari para saksi.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui oleh Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo menjelaskan, korban diketahui berinisial IM (32), warga Desa Binjai, Kecamatan Muara Uya.

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, penemuan mayat bermula saat seorang pelajar berusia 13 tahun bersama kawan-kawannya mencium bau tidak sedap di sekitar area persawahan,” ucapnya, Senin (13/4).

Mereka pun mencari sumber bau tersebut kemudian melihat ada rambut rontok di tanah dan mendongak ke atas. Kawanan pelajar itu mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung pada sebuah dahan pohon dengan seutas tali berwarna biru.

“Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga setempat, dan diteruskan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Dari keterangan adik korban, pada Rabu (8/4) pagi, korban datang ke rumahnya seorang diri untuk mengambil baju. Saat ditanya, korban tidak memberikan jawaban.

“Namun sekira pukul 9 pagi, korban sudah tidak dapat dihubungi hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap kasi humas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan visum luar oleh petugas medis RSUD H Badaruddin Kasim, ditemukan tanda-tanda kematian akibat gantung diri tanpa adanya indikasi kekerasan benda tumpul maupun tajam.

“Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan menolak untuk dilakukan autopsi serta telah membuat surat pernyataan resmi,” bebernya.

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, dan situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan kondusif.

“Polres Tabalong mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang serta tidak berspekulasi terkait kejadian ini. Apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar, segera melaporkannya kepada pihak berwajib,” pungkasnya. yan

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper