Mata Banua Online
Selasa, April 14, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Harga Bahan Bangunan Diramal Ikut Melonjak

by Mata Banua
13 April 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
HARGA SEMEN NAIK – Dampak eskalasi geopolitik di Timur Tengah merambat banyak sektor perdagangan, yang berujung pada naiknya harga-harga. Salah satunya harga bahan bangunan juga diramal akan tergerek. Kelangkaan pasokan biji plastik global telah mengerek harga kantong semen secara signifikan di pasar.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Sektor industri semen na­si­onal mulai dibayang-bayangi kenaikan harga jual seiring meningkatnya eskalasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu kenaikan bia­ya produksi dan logistik. Ketua Aso­si­asi Perusahaan Semen Seluruh In­do­nesia (Aperssi), Lilik Unggul Raharjo me­ng­­onfirmasi bahwa tekanan biaya input su­dah mulai merambat ke operasional pabrikan.

Kelangkaan pasokan biji plastik global telah mengerek harga kantong semen secara signifikan di pasar. “Terkait geopolitik im­pact, saat ini harga kantong plastik sudah na­ik karena kelangkaan supply biji plastik. Ongkos logistik bahan baku naik. Ditambah kenaikan harga batu bara. Maka ke­mu­ng­kin­an harga semen akan naik,” kata Lilik Senin.

Berita Lainnya

Harga Cabai Rawit Merah Sentuh Rp 76.450 per Kg

Harga Cabai Rawit Merah Sentuh Rp 76.450 per Kg

13 April 2026
Beras 5 Kg Tak Sesuai Takaran

Harga Tiket Pesawat Melesat Naik

13 April 2026

Lilik menambahkan bahwa di beberapa ti­tik distribusi, penyesuaian harga sudah mu­lai terjadi meskipun secara bertahap. Tren kenaikan ini diprediksi akan terus ber­lanjut apabila kondisi geopolitik global tidak ku­njung menunjukkan di eskalasi.

Kondisi ini mendapat perhatian dari pe­merintah, mengingat semen merupakan kom­ponen vital dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Menteri Pekerjaan Umum(PU) Dody Ha­nggodo mengakui adanya potensi ken­aikan harga bahan bangunan. Di mana, hal itu akan berdampak pada meningkatnya biaya konstruksi sebuah proyek.

“Oh harga bahan material sementara sih belum ya sementara belum [naik], tapi sa­ya yakin sih pasti nanti akan ada ke­na­ik­an, cuma sementara ini belum sementara wak­tu belum,” ujar Dody. Meskipun saa­t ini harga di pasaran masih relatif stabil, Ke­menterian PU terus memantau per­ge­rak­an harga komoditas konstruksi secara ha­rian.

Pemerintah menyiapkan langkah an­ti­sipasi jika harga semen dan besi melonjak hi­ngga melampaui batas kewajaran. Dody m­e­negaskan pemerintah siap mengambil opsi eskalasi kontrak jika kenaikan harga ma­te­rial bangunan mengancam ke­ber­lan­jutan proyek inrastruktur. Langkah ini di­am­bil guna menjaga arus kas kontraktor agar pengerjaan fisik tidak terhenti di tengah jalan.

“Jadi pada saatnya kita akan infor­ma­si­kan kepada publik ya, kalau memang nanti memang harga-harga, besi terutama atau semen itu naik tinggi, mau gak mau kit­a akan melakukan eskalasi kontrak ya, tapi nanti belum jadi sebentar ini belum,” pu­ngkasnya. bisn/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper