Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Sekolah Rakyat Perkuat Akses Tenaga Pendidik Nasional

by Mata Banua
9 April 2026
in Banjarbaru
0
KEPALA SRT 9 Banjarbaru Rifki Hakim memberikan keterangan usai menerima kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (8/4).(foto:mb/ant)

BANJARBARU – Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rifki Hakim mengatakan program pendidikan gratis sebagai upaya pemerintah memperkuat perluasan akses tenaga pendidik nasional karena pengajar berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang yang beragam serta pengalaman yang berbeda-beda.

Menurut Rifki di Banjarbaru Kamis, guru yang mengajar di SRT 9 Banjarbaru tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, tetapi juga dari berbagai wilayah lain seperti Nusa Tenggara, Jawa, dan daerah lainnya di Indonesia.

Berita Lainnya

Pemko Banjarbaru Dukung Pembatasaan Usia Penggunaan Medsos

Pemko Banjarbaru Dukung Pembatasaan Usia Penggunaan Medsos

9 April 2026
Lisa: Penerapan WFH Jangan Sampai Ganggu Pelayanan Publik

Lisa: Penerapan WFH Jangan Sampai Ganggu Pelayanan Publik

9 April 2026

“Keberagaman latar belakang tersebut memberikan warna tersendiri dalam proses pembelajaran serta memperkaya pengalaman siswa di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, seluruh guru di SRT 9 Banjarbaru telah berstatus PPPK, sehingga memiliki kepastian dalam aspek kepegawaian serta dapat fokus menjalankan tugas pendidikan secara profesional dan berkelanjutan.

“Tenaga pendidik didukung oleh berbagai tenaga pendukung lainnya yang membantu operasional sekolah secara keseluruhan setiap hari,” katanya.

Ia menilai bahwa kolaborasi antar tenaga pendidik dari berbagai daerah mampu menciptakan suasana belajar yang dinamis, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, kehadiran tenaga pendidik dari luar daerah juga memberikan perspektif baru bagi siswa dalam memahami keberagaman Indonesia secara lebih luas.

“Kualitas pembelajaran diharapkan terus meningkat secara berkelanjutan dan mampu mencetak siswa yang unggul,” ujar Rifki.

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper