
KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), terus mengawal percepatan pembangunan jalan alternatif Semaya-Jelapat, Selasa (7/4/2026).
Plt Kepala Dinas PUPR Kotabaru, H. Abdul Hamid, S.St., mengungkapkan bahwa progres pengerjaan fisik di lapangan menunjukkan perkembangan signifikan dan kini telah mendekati tahap akhir.
“Kalau melihat progres fisik di lapangan, saat ini sudah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen,” ujarnya kepada awak media.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berharap kontraktor pelaksana dapat menuntaskan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam kontrak, dengan tetap mengedepankan kualitas pembangunan.
“Harapan kita pekerjaan bisa selesai tepat waktu, tepat mutu, dan kualitasnya tetap terjaga,” tegasnya.
Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat terkait lambannya pengerjaan, Hamid memastikan, bahwa pemerintah daerah tetap bertanggung jawab penuh terhadap kelancaran pembangunan akses jalan tersebut.
Selain itu, Pemkab Kotabaru juga tengah menyiapkan dukungan anggaran melalui APBD Perubahan guna mengoptimalkan hasil pembangunan dan pemeliharaan ke depan.
“Terkait jalan alternatif ini, pemerintah daerah tetap bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan. Saat ini kita menunggu ketersediaan anggaran di APBD Perubahan untuk memaksimalkan hasil di lapangan,” pungkasnya.
Dengan capaian progres yang telah menyentuh angka 80 persen, jalan alternatif Semayap-Jelapat diharapkan segera difungsikan secara penuh untuk menunjang kelancaran mobilitas masyarakat di Kabupaten Kotabaru. (ebet/mb03)

