
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin mengharapkan sinergi dan fokus pada skala prioritas pada pengembangan pariwisata di Kalsel.
“Saya berharap melalui sinergi dan lintas sektoral serta fokus skala prioritas tersebut, pengembangan pariwisata di Kalsel mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi,” tandasnya di Banjarmasin, Kamis (9/4).
Harapan Gubernur Kalsel, H Muhidin tersebut seperti tertuang dalam sambutan tertulis dibacakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Iwan Fitriady pada pembukaan Rapat Koordinasi Teknis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif se-Kalsel tahun 2026.
Selain itu, sebut Gubernur H Muhidin, pengembangan dan pembangunan pariwisata di Kalsel harus mampu menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Muhidin menyatakan Pemprov Kalsel melalui Dinas Pariwisata setempat terus mendorong penguatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan destinasi yang telah dikembangkan selama ini.
“Kita akan terus mendorong sejumlah destinasi unggulan di Kalsel untuk mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan bagi masyaraka di banua ini,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, H Muhidin mengharapkan melalui Rakornis ini akan mampu memberikan masukan untuk perbaikan sejumlah destinasi wisata dan pengembangan destinasi wisata baru sehubungan ditetapkan Geopark Meratus sebagai Geopark Global.
“Saya juga berharap ke depan sektor pariwisata dan ekonomi kreatid di kalsel mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang berkelanjutan,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Iwan Fitriady menyatakan Rakornis pariwisara dan ekonomi kreatif ini bertujuan untuk menselaraskan program dan kegiatan kepoarawisataan dengan kabupaten dan kota se-Kalsel.
Untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalsel, sebut Iwan, perlu sinergi dan kerja sama dengan mitra kerja serta instansi terkait di Kalsel.
Menyinggung kegiatan pariwisata di Kalsel, lanjut Iwan, untuk tahun 2026 ini sebanyak 96 kegiatan, termasuk sejumlah wisata unggulan di Kalsel.
Kegiatan kepariwisataan di Kalsel tahun 2026 itu, sebut Iwan, selain destinasi wisata alam dan sebagian besar masuk kawasan Geopark Meratus, termasuk wisata religi seperti haul Guru Sekumpul yang dihadiri jutaan orang.
Kemudian, wisata budaya dan kuliner yang beraneka ragam di Kalsel dan perlu dikemas agar mampu menarik kunjungan wisata ke Kalsel di masa mendatang.
Dalam kesempatan itu, Iwan menyebutkan sejumlah narasumber yang akan menyajikan materi para Rakornis pariwisata dan ekonomi kreatif se-Kalsel tahun 2026 antara lain dari Kementerian Pariwisata dan Kementerian Ekonomi Kreatif.
Terkait destinasi unggulan Kalsel, Iwan menyebutkan antara lain Loksado, pasar terapung, taman hutan raya (Tahura) Sultan Adam. ani

