
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin mengapresiasi jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel atas inisiatif menghadirkan fasilitas Safety Driving Center sebagai upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas di daerah.
Menurut Gubernur H Muhidin, kehadiran fasilitas ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan komitmen Pemprov Kalsel dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berbudaya dan berakhlak.
“Pemprov Kalsel tentu mendukung langkah penguatan keselamatan lalu lintas ini sebagai bagian dari pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” kata Gubernur H Muhidin, di Banjarbaru, Rabu (8/4).
Peresmian fasilitas Safety Driving Center di Polda Kalsel ini dihadiri Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho dan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan dan Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK.
H Muhidin menegaskan, keselamatan lalu lintas merupakan isu penting yang berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat dan berdasarkan data Korlantas Polri tahun 2024, sekitar 95 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor manusia.
Oleh sebab itu, sebut H Muhidin, pendekatan edukasi dan perubahan perilaku pengguna jalan menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan.
H Muhidin juga menilai, Safety Driving Center tidak hanya menjadi sarana pelatihan keterampilan berkendara, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter, disiplin serta kesadaran berlalu lintas bagi masyarakat.
“Saya kira kehadiran pusat keselamatan berkendara ini menjadi sarana pembelajaran yang terintegrasi, baik dari sisi teori, praktik, simulasi sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang utuh,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, H Muhidin mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar, komunitas, hingga masyarakat umum, untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal agar edukasi keselamatan dapat menjangkau lebih luas.
Ke depan, H Muhidin berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dunia pendidikan dan para pemangku kepentingan terus diperkuat guna menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di Kalimantan Selatan.
“Fasilitas ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya disiplin, tanggung jawab dan kepedulian di jalan raya,” pungkasnya. mc kalsel/ani

