Mata Banua Online
Rabu, April 8, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

KPR Syariah Subsidi Makin Dilirik

by Mata Banua
7 April 2026
in Ekonomi & Bisnis
0
PERUMAHAN SUBSIDI – Bank Tabungan Negara bersama anak usahanya, PT Bank Syariah Nasional (BSN) kini menguasai sekitar 72 persen pangsa pasar KPR subsidi.(foto;mb/ant)

JAKARTA – Akses ke­pe­mi­lik­an rumah bagi masyarakat ber­pe­nghasilan rendah (MBR) se­ma­kin terbuka, termasuk melalui ske­ma pembiayaan berbasis sya­riah.

Hingga akhir Maret 2026, PT Bank Tabungan Negara (Per­sero) Tbk (BTN) bersama anak usa­hanya, PT Bank Syariah Na­si­onal (BSN), menguasai sekitar 72 persen pangsa pasar KPR sub­sidi. Total penyaluran men­ca­pai 28.811 unit rumah. Angka ini jauh melampaui bank lain, ter­masuk bank syariah maupun kon­vensional.

Berita Lainnya

Siap-Siap Harga Air Minum Kemasan Naik

Siap-Siap Harga Air Minum Kemasan Naik

7 April 2026
Produksi Beras Terancam Turun, Berimbas Harga Berpotensi Naik

Produksi Beras Terancam Turun, Berimbas Harga Berpotensi Naik

7 April 2026

Bagi masyarakat, terutama ya­ng menghindari skema ber­ba­sis bunga, pembiayaan syariah me­n­jadi alternatif yang semakin di­mi­nati. Skema ini dinilai lebih se­suai dengan prinsip keuangan sya­riah, dengan akad yang jelas dan transparan.

Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, me­ng­a­ta­kan, capaian tersebut men­cer­min­kan kepercayaan masyarakat ya­ng terus tumbuh. “BN terus ber­komitmen menjadi garda ter­de­pan dalam pembiayaan pe­ru­mahan, khususnya bagi MBR,” ujar­nya dikutip Selasa.

Selama ini, kebutuhan rumah ma­sih menjadi persoalan utama ba­gi masyarakat. Harga properti ya­ng terus meningkat membuat ban­yak keluarga kesulitan m­e­mi­li­ki hunian tanpa dukungan pem­biayaan.

Dalam konteks ini, skema KPR subsidi, termasuk yang ber­ba­sis syariah, menjadi solusi. Se­lain cicilan yang lebih terjangkau, ke­pastian akad juga memberi ra­sa aman bagi nasabah.

Sejak 1976, BTN telah mem­biayai lebih dari 4 juta unit ru­mah. Hingga Maret 2026, pen­yaluran KPR subsidi BTN saja men­capai Rp 3,65 triliun untuk le­bih dari 21 ribu unit rumah.

Di tengah tingginya keb­­u­tuhan, pelaku usaha properti dan le­m­baga keuangan juga dituntut le­bih adaptif. Tidak hanya men­ye­diakan pembiayaan, tetapi juga me­mastikan skema yang mudah di­pahami masyarakat.

Selain itu, masyarakat di­im­bau lebih cermat sebelum me­ng­ambil pembiayaan. Memahami akad, kemampun membayar, ser­ta jangka waktu cicilan menjadi hal penting agar tidak me­nim­bul­kan beban di kemudian hari.

BTN menyatakan akan terus mem­perluas akses pembiayaan pe­rumahan melalui kolaborasi de­ngan pemerintah dan pe­ng­em­bang. Upaya ini diharapkan mem­buat kepemilikan rumah se­ma­kin merata, termasuk melalui ske­ma yang sesuai prinsip sya­ri­ah. rep/mb06

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper