Mata Banua Online
Selasa, April 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

PT AMS Balangan tanggapi keluhan warga terkait air sering mati

by Mata Banua
6 April 2026
in Balangan
0

 

SALURKAN AIR-Petugas PT AMS Balangan saat menyalurkan air kepada warga Komplek Balai Pangeran beberapa waktu lalu. (foto:mb/ant)

PARINGIN-PT Air Minum Sanggam (AMS) Balangan, Kalimantan Selatan menanggapi keluhan warga terkait seringnya air tidak mengalir secara normal pada sejumlah titik khususnya di Komplek Balai Pangeran di kabupaten setempat.

Berita Lainnya

Ketua DPRD Balangan Tekankan Pentingnya Sinergi Untuk Susun RKPD 2027

Ketua DPRD Balangan Tekankan Pentingnya Sinergi Untuk Susun RKPD 2027

5 April 2026
Hadapi Kemarau April-Mei, BPBD Balangan Mulai Siapkan Antisipasi Karhutla

Hadapi Kemarau April-Mei, BPBD Balangan Mulai Siapkan Antisipasi Karhutla

1 April 2026

“Sejak hari pertama laporan diterima, tim Trandis langsung turun ke lapangan untuk mencari penyebab permasalahan yang terjadi,” kata Pjs. Supervisor Humas & CSR PT AMS Balangan Yurli Setiawan di Paringin, Minggu.

Yurli menuturkan, bagi masyarakat yang terdampak, PT Air Minum Sanggam Balangan tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan air bersih dengan menyalurkannya melalui mobil tangki.

Yurli juga memohon maaf, atas ketidaknyamanan tersebut dan kurangnya informasi dalam beberapa hari terakhir, karena disebabkan adanya kendala teknis sehingga akses ke media sosial tidak dapat digunakan seperti biasanya.

Sementara Warga Komplek Balai Pangeran, Dhana mengeluhkan terhitung sudah kurang lebih sudah hampir 10 hari air di rumahnya macet atau tidak mengalir.

“Hal ini tentunya sangat berdampak pada kegiatan sehari-hari di rumah seperti menyuci dan lainnya,” ujarnya.

Warga tersebut berharap, adanya tindaklanjut yang pasti dari pihak PDAM setempat, agar warga tidak lagi kekurangan air bersih dari PDAM.

Sementara Ani warga lainnya juga mengeluhkan setiap bulan telah membayar tagihan PDAM dan tidak pernah telat untuk dibayar, saat ada masalah seperti ini warga juga sempat membeli air dari sebuah mobil tangki milik pemda dengan harga Rp175 ribu per tangki.

“Kita jadinya double loh bayar, setiap bulan bayar dan juga saat ada masalah seperti ini bayar juga,” keluhnya.{[an/mb03]}

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper