
BANJARBARU – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan personel terlatih dan terampil yakni anggota taruna siaga bencana (Tagana) dan peralatan untuk menghadapi Godzilla El Nino tahun 2026.
“Kita sudah menyiapkan anggota Tagana dan peralatan yang dibutuhkan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya kemarau ekstrem (godzilla el nino) tahun ini,” kata Kabid Penanganan Bencana pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel, H Achmadi SSos, di Banjarbaru, Minggu (5/4).
Salah satu kesiapan itu, kata Madi (sapaan akrabnya) pihaknya telah melakukan langkah strategis dengan menyiapkan posko siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang merupakan dampak dari godzilla el nino tersebut di Kalsel.
“Kita telah buka Posko Siaga Karhutla, termasuk kemungkinan bencana kekeringan akibat kemarau ekstrem tersebut sejak 1 April hingga Oktober 2026,” ujarnya.
Dari informasi, sebut Madi, sifat dari godzilla el nino yang melanda Indonesia tersebut didampingi kemarau ekstem, tetapi masih ada terjadi hujan.
Menurut Madi, untuk peralatan yang disiapkan antara lain mobil tangki kapasitas 5.000 liter sebanyak tiga buah dan mobil pemadam kebakaran tiga buah.
“Kita juga menyiapkan rumah aman untuk para pengungsi, ketika terjadi bencana asap, termasuk menyiapkan dapur umum untuk para pengungsi itu,” katanya.
Menyinggung daerah rawan karhutla, Madi menyebutkan ada sejumlah daerah yang rawan terjadinya karhutla saat musim kemarau seperti Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Barito Kuala (Batola) dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Dalam rangka mengantisipasi karhutla di ring 1, kawasan Bandara Syamsudin Noor, sebut Madi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel untuk mendirikan Posko di kawasan Guntung Damar (ring 1). ani

