
PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) resmi meluncurkan inovasi “SIAP MELAUT” (Selesaikan Izin dan Administrasi Pelayaran Melaut Lgal, Aman untuk Tangkap) di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, beberapa waktu lalu.
Program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan legalitas, keselamatan serta kesejahteraan nelayan, khususnya di wilayah pesisir Tanah Laut.
Bupati Tanah Laut (Tala), H Rahmat Trianto menegaskan, sektor perikanan tangkap memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat.
Namun, masih banyak nelayan yang menghadapi kendala, terutama terkait perizinan kapal dan keselamatan saat melaut.
“Melalui SIAP MELAUT, kita ingin memastikan nelayan Tanah Laut dapat melaut secara legal, aman, produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Data Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) mencatat, dari 2.815 kapal nelayan yang ada, baru sekitar 20 persen yang memiliki dokumen dan perizinan lengkap. Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keselamatan dan membatasi akses nelayan terhadap berbagai fasilitas pemerintah.
Melalui program ini, pemerintah daerah menghadirkan layanan terpadu yang mencakup pengurusan izin kapal, peningkatan keselamatan pelayaran, akses BBM bersubsidi, informasi cuaca, hingga perlindungan sosial dan akses permodalan bagi nelayan.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan dokumen penting kepada nelayan, seperti Pas Kecil, Kartu KUSUKA, e-BKP, serta sertifikat cara penanganan ikan yang baik (CPIB).
Selain itu, pemerintah turut menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan. ris/ani

