Mata Banua Online
Kamis, April 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Prajurit TNI Tewas, DPR Ingatkan Prabowo Keluar dari BoP

by Mata Banua
1 April 2026
in Headlines
0

 

PRESIDEN Prabowo Subianto saat mengikuti KTT Board of Peace di Washington DC, Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mengingatkan kembali kepada pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto soal opsi untuk keluar dari Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump usai insiden tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) tewas di Lebanon.

Berita Lainnya

Amsal Sitepu Divonis Bebas

Amsal Sitepu Divonis Bebas

1 April 2026
KPK Tepis Isu Tak Ada Aliran Uang ke Yaqut

KPK Tepis Isu Tak Ada Aliran Uang ke Yaqut

1 April 2026

Tiga prajurit TNI yang berada dalam UNIFIL itu diduga akibat serangan Israel ke kawasan pos hingga konvoi pasukan itu di Lebanon. Selain tiga prajurit tewas, ada pula prajurit TNI yang mengalami luka-luka.

Hasanuddin mengaku pesimistis dengan sikap Israel, yang seperti tak patuh pada resolusi PBB. Dia pun mengaku khawatir insiden di Lebanon kembali berulang pada BoP.

“Jadi saya bayangkan kalau dia di bawah BOP yang dipimpin oleh Presiden Amerika Donald Trump seperti apa dia. Sehingga ini akan mubazir kalau kita berada di wilayah BOP begitu,” kata Hasanuddin di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1/4).

Oleh karena itu, menurut dia, opsi untuk keluar BoP harus betul-betul dipertimbangkan. Hasanuddin menilai insiden tiga prajurit TNI tewas diduga oleh Israel membuat BoP hanya akan sia-sia.

“Jadi sehingga menurut hemat saya ya dipertimbangkan saja berulang kali dulu apa manfaatnya ada di BOP dan kemungkinan-kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki,” ujarnya.

“Jangankan di BOP, dia seenak perutnya saja. Ya sekarang di bawah PBB saja dia sudah tidak taat. Daripada kita repot nanti,” imbuh Hasanuddin.

Setelah serangan yang menewaskan Praka Farizal Romadhon pada Minggu (29/3), sehari setelahnya, dua prajurit TNI dikonfirmasi tewas akibat meningkatnya intensitas pertempuran di Lebanon.

Sehingga total sudah ada 3 prajurit TNI yang tewas imbas zionis Israel.

Selain tiga korban tewas itu, ada juga prajurit TNI yang mengalami luka ringan dan luka berat, serta mendapatkan perawatan medis di Lebanon.

Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait menjelaskan, dalam insiden tersebut, dua prajurit TNI dilaporkan gugur, sementara dua prajurit lainnya mengalami luka berat.

Setelah Israel berkolaborasi dengan AS di bawah komando Trump menggempur Iran dan menewaskan pimpinannya, RI sejauh ini masih tetap berada di dalam BoP. Meskipun demikian, Kemenlu RI beberapa waktu lalu menyatakan terkait serangan ke Iran, maka semua pembahasan di dalam BoP ditangguhkan (on hold).

Prabowo dan jajarannya sendiri berulang kali menyatakan tetap membuka opsi keluar dari BoP ketika sudah tak sejalan, terutama terkait kemerdekaan Palestina.

Beberapa waktu lalu, usai mengundang eks menlu, presiden terdahulu, hingga pimpinan ormas Islam ke istana dalam waktu terpisah, Prabowo menjelaskan alasan bergabung dan bertahan di BoP. Dia menyatakan keberadaan RI di BoP semata-mata untuk mendukung kemerdekaan Palestina lewat solusi dua negara (two-state solution).

“Jika kami berada di dalamnya (BoP), kami masih bisa memengaruhi dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yang menurut kami adalah Palestina merdeka, solusi dua negara,” kata Prabowo dalam acara ‘Presiden Prabowo Menjawab’ di kediamannya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/3).

Selain itu, Prabowo juga menegaskan rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina, bukan untuk melucuti senjata Hamas. Ia menyebut misi tersebut berfokus pada perlindungan warga sipil di tengah konflik.

Namun, Prabowo mengungkapkan rencana pengiriman pasukan saat ini ditangguhkan atau on-hold akibat perang antara Amerika Serikat-Israel vs Iran.

“Saya menjalankan perjuangan bangsa Indonesia dari dulu. Kita selalu membela kemerdekaan Palestina. Saya selalu katakan, dalam pembicaraan saya dengan tokoh-tokoh barat, kita akan ikut (Board of Peace/BoP) dan kita siap kirim pasukan perdamaian, asal saya bilang semua pihak setuju keterlibatan Indonesia,” kata Prabowo. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper