
TANJUNG- Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKPPP) Tabalong menggelar sosialisasi keamanan pangan segar asal tumbuhan (PSAT-PDUK), Rabu (1/4).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala DKPPP H Fahrul Raji mengatakan tujuan kegiatan ini untuk memastikan pemanfaatan pangan asal tumbuhan bisa di konsumsi masyarakat
“Tujuan sosialisasi ini bagaimana kita dalam ketahanan pangan khususnya pemanfaatan pangan tumbuhan bisa di konsumsi dengan sehat, aman, dan halal,” ujarnya
Ia pun menambahkan, untuk memastikan tumbuhan tersebut aman pihaknya akan melakukan uji sampel atau rapid test.
“Jadi kita tentukan kadar tumbuhan itu misalnya lewat batas kadar berarti tidak aman,” ungkap Fahrul Raji.
Selain itu, DKPPP juga akan membina para petani yang memiliki produk dalam bentuk kemasan agar diarahkan supaya memiliki izin.
“Tetapi, memang kami akui juga bahwa masih banyak yang belum kita lakukan sosialisasi artinya, banyak para petani yang belum mengetahui tentang perizinan ini,” tuturnya.
Ke depannya, akan dilakukan sosialisasi yang lebih masif kepada petani-petani khususnya di bidang ketahanan pangan dan holtikultura supaya mereka bisa mengetahui produknya aman serta higienis.
“Mudah-mudahan kalau misalnya itu sudah bagus, kita lakukan supaya mereka itu berizin, agar konsumen itu merasa aman untuk mekonsumsinya,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Pangan Nasional hingga Dinas Pertanian dan Ketahanan Provinsi Kalimantan Selatan.yan/rds

