
MARTAPURA – Bupati Kabupaten Banjar H Saidi Mansyur membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banjar Tahun 2027 di William Tandiono Building Kecamatan Gambut, Senin (30/3).
Acara ini dihadiri Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, forkopimda, Ketua TP PKK Hj Nurgita Tiyas, Sekda H Yudi Andrea, para asisten dan staf ahli, kepala SKPD, camat, pimpinan instansi vertikal, akademisi, perwakilan dunia usaha BUMD dan BUMN, serta kepala bappeda kabupaten/kota tetangga dan Provinsi Kalsel.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, ada sejumlah tantangan strategis pembangunan di Kabupaten Banjar yang harus dihadapi bersama, dengan hal yang baru atau inovatif.
“Tantangan tersebut antara lain masih adanya anak tidak sekolah, belum optimalnya penyetaraan pendidikan di pesantren, dan tingginya risiko bencana banjir. Tantangan ini menjadi perhatian pemerintah daerah dan di mitigasi dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, tantangan penurunan dana transfer dari pemerintah pusat juga menjadi perhatian. Hal tersebut membutuhkan pemikiran yang konkret baik dari pemerintah daerah melalui bappeda dan DPRD yang di analisa secara khusus.
“Apapun yang menjadi keinginan dalam rangka pembangunan di Kabupaten Banjar disampaikan melalui forum ini untuk mencari solusi dan dimaksimalkan dengan baik,” katanya.
Bupati Saidi menjelaskan, musrenbang merupakan acara rutin tahunan dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, dan berharap peserta musrenbang dapat memberikan saran dan masukan yang konstruktif dalam kegiatan pembangunan yang diselaraskan dengan pokok pikiran DPRD.
“Pembangunan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat dengan kolaborasi seluruh pihak, berlandaskan gotong royong dan berkeadilan,” ucap Saidi.
Ia juga mengapresiasi beberapa perangkat daerah yang mendapatkan Penghargaan Penilaian Kinerja Perangkat Daerah 2025, yang meliputi entitas badan/dinas/sekretariat dan kecamatan yang telah memperoleh nilai kinerja terbaik. ril/dio

