
BANJARMASIN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin mencatat arus penumpang angkutan laut selama masa Lebaran 2026 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan, total pergerakan penumpang selama penyelenggaraan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 mencapai 23.897 orang, sedangkan periode tahun lalu berada di angka sekitar 19.914 orang.
“Tahun ini terjadi peningkatan sekitar 3.983 penumpang atau naik 20 persen dibanding periode Lebaran tahun lalu,” kata Heri saat penutupan Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2026 di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Selasa.
Ia merinci, jumlah kedatangan penumpang tercatat 8.784 orang atau meningkat 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan keberangkatan mencapai 15.113 orang atau naik 18 persen.
“Puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026 dengan jumlah 1.332 penumpang datang, sementara puncak arus mudik terjadi pada 17 Maret 2026 sebanyak 2.868 penumpang berangkat,” katanya.
Selain penumpang, ia menyampaikan arus kendaraan juga mengalami peningkatan selama periode posko yang berlangsung pada 13 hingga 30 Maret 2026. Total kendaraan datang tercatat 2.278 unit atau naik 30 persen, sedangkan kendaraan berangkat sebanyak 3.129 unit atau meningkat 9 persen.
Secara keseluruhan, pergerakan kendaraan mencapai 5.407 unit atau naik 17 persen dibandingkan angkutan Lebaran tahun sebelumnya, dengan total kunjungan kapal penumpang sebanyak 22 call.
KSOP Kelas I Banjarmasin juga melakukan pengawasan pada lintasan penyeberangan di Dermaga Banjar Raya dan Dermaga Aranio. Pada Dermaga Banjar Raya tercatat 11.976 penumpang dengan 6.075 unit kendaraan roda dua serta 332 kunjungan kapal.
Sementara itu, Dermaga Aranio mencatat 10.882 penumpang dengan 277 unit kendaraan roda dua dan 646 kunjungan kapal selama periode posko berlangsung.
“Peningkatan arus penumpang tersebut dapat diantisipasi dengan baik melalui optimalisasi sarana prasarana dan koordinasi lintas instansi sehingga penyelenggaraan angkutan laut Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Heri Purwanto. ant

