Mata Banua Online
Selasa, Maret 31, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Musrenbang Kotabaru Fokus Penguatan Investasi dan Infrastruktur

by matabanua
30 Maret 2026
in Kotabaru
0
WABUP Kotabaru Syairi Mukhlis saat membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027, Senin (30/3).

KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Senin (30/3).

Mengusung tema; Penguatan Investasi dan Perekonomian melalui Pembangunan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis SSos, unsur forkopimda, DPRD, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kepala SKPD, camat, hingga perwakilan masyarakat dan pelaku usaha.

Berita Lainnya

Bupati Hadiri Penandatangan MoU Pembangunan Jembatan Pulau Laut

Bupati Hadiri Penandatangan MoU Pembangunan Jembatan Pulau Laut

30 Maret 2026
DPRD Kotabaru Sosialisasikan Perda Toleransi di Sungai Taib

DPRD Kotabaru Sosialisasikan Perda Toleransi di Sungai Taib

30 Maret 2026

Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli SSos diwakili Wabup Syairi Mukhlis menegaskan, musrenbang RKPD menjadi wadah strategis untuk menentukan arah pembangunan tahun mendatang, dan menekankan pentingnya peran investasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, kemudahan perizinan, kepastian hukum, serta jaminan keamanan menjadi faktor utama dalam menarik minat investor. “Kita harus menciptakan iklim investasi yang kondusif agar mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain investasi, lanjut dia, persoalan infrastruktur khususnya jalan juga menjadi perhatian. Dengan panjang jalan kabupaten sekitar 1.200 kilometer, diperlukan penentuan prioritas pembangunan yang tepat sesuai kemampuan anggaran daerah.

Di bidang sumber daya manusia, Wabup Syairi turut menyoroti angka stunting yang masih berada di kisaran 23,2 persen. Sinergi lintas sektor pun diperlukan dalam upaya penanganan. “Penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu oleh seluruh perangkat daerah,” tegasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kotabaru Hj Suwanti menyampaikan, musrenbang merupakan forum penting dalam menyinergikan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.

Ia mengungkapkan, DPRD telah merangkum sebanyak 2.831 usulan pokok pikiran yang mencakup berbagai sektor prioritas. “Usulan tersebut meliputi bidang ekonomi, pembangunan manusia, serta infrastruktur dan kewilayahan yang diharapkan mampu mendorong program yang tepat sasaran,” ujarnya.

Musrenbang ini diharapkan dapat menyusun kebijakan pembangunan yang lebih terarah, realistis, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Kotabaru. nia

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper