Mata Banua Online
Kamis, Maret 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Anggota DPRD Perjuangkan Pelebaran Jalan Al Jafri

by Mata Banua
25 Maret 2026
in Banjarbaru
0
ANGGOTA DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari (kemeja hitam berdiri di tengah) foto bersama warga setelah melaksanakan reses untuk menjaring aspirasi di Kelurahan Kemuning, beberapa waktu lalu. (Foto:mb/ant/hms dprd bjb)

BANJARBARU – Anggota DPRD Kota Banjarbaru Nurkhalis Anshari memperjuangkan pelebaran Jalan Al Jafri di Kelurahan Kemuning menyusul aspirasi masyarakat mengeluhkan kondisi jalan yang terlalu sempit dan tidak lagi memadai.

Nurkhalis mengatakan Jalan Al Jafri menjadi perhatian karena fungsinya sebagai jalur penghubung utama di kawasan tersebut, namun lebarnya saat ini tidak mampu menampung arus kendaraan secara optimal.

Berita Lainnya

Pemprov Realisasi DBH Sebesar Rp 1,760 M

Pemprov Realisasi DBH Sebesar Rp 1,760 M

25 Maret 2026
Walikota Lisa Pimpin Apel Pascalibur Lebaran

Walikota Lisa Pimpin Apel Pascalibur Lebaran

25 Maret 2026

“Warga berharap ada pelebaran jalan karena kondisinya memang cukup sempit. Jika dua mobil melintas berpapasan, salah satu ban kendaraan harus turun ke tanah,” ujar Nurkhalis di Kota Banjarbaru, Selasa.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, kondisi Jalan Al Jafri merupakan salah satu akses utama menjadi sorotan warga saat kegiatan reses yang dilaksanakannya pada, Rabu (11/3).

Perwakilan warga dalam pertemuan itu menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari usulan pelebaran jalan, pembangunan drainase, hingga perbaikan akses jalan lingkungan yang masih belum layak.

“Warga juga mengeluhkan sistem drainase yang belum tertata baik, beberapa titik saluran air belum terbentuk, dan drainase mengalami penyumbatan sehingga aliran air tidak lancar,” ucap Nurkhalis yang segera mencari solusi atas kondisi itu.

Dikatakan Nurkhalis, masyarakat juga mengusulkan pemasangan paving block pada jalan lingkungan yang rata-rata memiliki lebar kurang dari tiga meter dan masih belum layak dilalui kendaraan besar.

“Masih ada beberapa titik jalan lingkungan yang belum dipaving. Warga melalui ketua RT berharap bisa masuk dalam prioritas pembangunan sehingga akses masyarakat semakin terbuka,” ungkapnya.

Ditambahkan, persoalan drainase menjadi aspirasi yang paling sering disampaikan masyarakat dalam sejumlah titik reses yang telah dilaksanakan sehingga siap dicarikan solusi agar permasalahan teratasi.

“Hasil reses ini akan dipilah mana yang menjadi prioritas yang sangat dibutuhkan masyarakat, sehingga permasalahan di tingkat RT dan RW dapat bertahap diselesaikan sesuai harapan warga,” katanya. ant

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper