Mata Banua Online
Minggu, April 5, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Kawasan Wisata Kampung Ketupat Terbengkalai

by Mata Banua
17 Maret 2026
in Banjarmasin
0
BANGUNAN unik di kawasan Sungai Baru atau kampung ketupat kini kembali terbengkalai.(foto:mb/dok)

BANJARMASIN – Wisata Kampung Ketupat di kelurahan Sungai Baru kembali terbengkalai. Kondisi bangunan unik yang menjadi ikon kampung tersebut juga tak terawatt, bahkan beberapa pondasinya tampak berubah.

Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin mengakui sudah mengetahui dan kini mengkaji ulang kerja sama pengelolaannya.

Berita Lainnya

Pemko Banjarmasin Berlakukan WFH

Pemko Banjarmasin Berlakukan WFH

1 April 2026
Permohonan Pindah KTP ke Banjarmasin Meningkat

Permohonan Pindah KTP ke Banjarmasin Meningkat

1 April 2026

Dia juga telah meminta bagian hukum untuk mempelajari kembali dasar perjanjian kerja PT Juru Supervisi Indonesia pengelola sebelumnya.

Menurutnya, pihaknya juga menemukan sejumlah perubahan pembangunan di lapangan yang dinilai tidak sesuai dengan konsep awal yang disepakati. Di antaranya perubahan material pada beberapa bangunan, yang awalnya menggunakan bahan bambu agar selaras dengan konsep wisata tradisional, diganti dengan material bata permanen.

“Kita menemukan sejumlah perubahan pembangunan di lapangan yang dinilai tidak sesuai dengan konsep awal dan berubah tanpa sepengetahuan pemerintah,” kata Yamin.

Selain itu, beberapa pondasi yang awalnya menggunakan bahan bambu diganti dengan material bata permanen.

Menurut Yamin, perubahan itu bukan sekadar soal teknis bangunan, tetapi berpotensi melanggar ketentuan yang telah disepakati dalam kerja sama. “Kondisi kawasan wisata yang kini terlihat tak terawat juga menjadi perhatian.

Selain itu, perubahan bangunan juga perlu ditinjau ulang agar tidak melenceng dari kesepakatan awal. “Kondisinya juga kini sangat tidak terawat. Padahal lokasi itu sebelumnya diproyeksikan menjadi salah satu magnet wisata baru di Kota Seribu Sungai,”tuturnya

Sementara, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin telah mendesak pengelola dan investor untuk segera membongkar sejumlah bagian bangunan yang dinilai berbahaya. Sorotan utama tertuju pada perubahan material dinding bangunan, karena struktur yang semula menggunakan bambu ternyata diganti dengan batako tanpa perhitungan teknis yang memadai.

“Awalnya bangunan itu didesain dengan dinding bambu yang ringan. Tapi sekarang diganti batako tanpa kolom penyangga,” kata Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah.

Dijelaskannya, perubahan material tanpa penguatan struktur membuat bangunan berpotensi rawan roboh, dan membahayakan. Karenanya,pihaknya dalam waktu dekat akan melayangkan surat resmi kepada pengelola dan investor Kampung Ketupat.

“Perubahan material tanpa penguatan struktur membuat bangunan berpotensi rawan roboh,” ucapnya.

Sesegeranya, lanjut dia, pihaknya menyurati pengelola dan investornya agar bagian bangunan yang bermasalah itu dibongkar. Ini demi keselamatan,” lanjutnya.

Teguran sekaligus peringatan ini jika diabaikan, maka langkah tegas telah disiapkan. “Kalau sampai tenggat waktu yang kami tentukan tidak juga dibongkar, maka kami akan meminta bantuan Satpol PP untuk melakukan pembongkaran,” tegas Suri. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper