
TANJUNG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong melaksanakan kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkoba kepada para sopir program mudik gratis SMART, Senin (16/3) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Terminal Mabuun ini dilakukan sebagai upaya memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat dalam perjalanan mudik.
Kepala Dinas Perhubungan Tumbur P Manalu menyebutkan, program mudik gratis SMART bertujuan membantu masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan transportasi saat musim mudik.
“Program ini membantu mengatasi lonjakan tarif mudik serta mengurangi potensi panic buying tiket, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman,” jelasnya.
Ia menyampaikan, adapun deteksi dini yang dilakukan adalah pemeriksaan tes urine guna memastikan para sopir dalam kondisi bebas dari penyalahgunaan narkotika sebelum mengantarkan para pemudik.
Sementara, Kepala BNNK AKBP HM Tukiman menjelaskan, pelaksanaan tes urine kepada para sopir merupakan bentuk kepedulian dalam memastikan keselamatan perjalanan para pemudik.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kita untuk memastikan bahwa sopir yang membawa penumpang benar-benar tidak menggunakan narkotika,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terhadap enam orang sopir, seluruhnya dinyatakan tidak reaktif atau negatif narkotika.
Tukiman menambahkan, langkah tersebut juga merupakan bagian dari upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kendaraan, tetapi juga faktor manusia.
“Kita ingin memastikan bahwa potensi kecelakaan tidak hanya dilihat dari kondisi angkutan, tetapi juga dari kondisi sopir,” ucapnya.
Ia pun berharap dengan adanya pemeriksaan ini, para sopir yang membawa penumpang menuju Banjarmasin dapat menjalankan tugasnya dengan aman.
“BNNK akan terus berkomitmen mendukung terciptanya transportasi yang aman, tertib, serta bersih dari penyalahgunaan narkoba demi keselamatan masyarakat selama periode mudik,” pungkasnya. yan

