
BANJARMASIN – Pembangunan Mesjid Al Birru yang dibangun Yayasan Dhuafa Tersenyum di kawasan perkampungan Semangat Bakti Kecamatan Alalak masih sangat panjang. Pembangunan memerlukan ratusan material untuk pondasi dan bangunan yang tentunya memerlukan biaya yang tak sedikit.
Dibangunnya Mesjid Al Birru ini bermula dari warga setempat yang ingin agar di kampungnya memiliki mesjid untuk bisa sholat jumat dan sholat hari raya idul fitri atau idul adha. Selama ini warga ketika ingin melaksanakan ibadatmh sholat jumat atau sholat hari raya haruslah ke kampung sebelah untuk ikut sholat di mesjid.
Ketua Yayasan Dhuafa Tersenyum, H Abdul Rochim Audah atau Abie Audah membuka pintu seluas-luasnya untuk para donatur.
Pembangunan Mesjid Al Birru di atas tanah wakaf yang diberikan oleh warga setempat yakni H Alimansyah atau pembakal setempat dengan luas 35 x 70 meter persegi. Pembangunan Mesjid Al Birru lengkap dengan fasilitas TPA diprediksi memerlukan biaya sekitar Rp2 Miliar.
Tahap awal dilakukan pembersihan lahan dan masuk pengurukan lahan mesjid.
“Saat ini proses pembangunan baru mulai, yakni menguruk tanah Mesjid Al Birru, diperlukan 50 truk pasir untuk lahannya,”ujar Abie Audah, Selasa (10/3).
Menurutnya, proses pembangunan mesjid masih sangat panjang. Cepatnya proses pembangunannya sangat tergantung dengan donasi bantuan anggaran yang masuk baik dari warga setempat ataupun masyarakat umum.
Donasi wakaf pembangunan Mesjid Al Birru untuk upah pondasi cakar ayam sampai lantai 10×10.
Pihaknya berharap kepedulian masyarakat atauapun para donatur untuk membantu pembangunan Mesjid Al Birru.
Donasi dapat disalurkan melalui pengurus Masjid atau panitia penyelenggara yakni rekening BSI 2108 200025 atau ke rekening Dhuafa Tersenyum yakni BSI 777 889 7886, Bank Kalsel 2000 0446 29, BNI 1226 7683 00 dan Bank Mandiri 03100 8888 7677. Konfirmasi bisa dilakukan melalui 0851 0066 6142. via

