Mata Banua Online
Senin, Maret 16, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Gubernur, Pangdam Serta Forkopimda Buka Puasa Bersama

by Mata Banua
15 Maret 2026
in Headlines
0

 

GUBERNUR Kalimantan Selatan H Muhidin saat menyerahkan bingkisan pada sejumlah anak yatim, disela silaturrahmi dan berbuka puasa bersama Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, di Makorem 101 Antasari di Banjarmasin.

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin bersama Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin berbuka puasa bersama, sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijrian di Aula Makorem 101 Antasari Banjarmasin, Sabtu (14/3).

Berita Lainnya

Kapolri Buka Posko untuk Percepat Penangkapan Pelaku

Kapolri Buka Posko untuk Percepat Penangkapan Pelaku

15 Maret 2026
Gubernur Hadiri Haul Jamak Para Muassis Ponpes Ma’arif Assunniyyah

KPK Akan Jerat Pihak Swasta di Kasus Kuota Haji

15 Maret 2026

Selain para ulama, tampak hadir Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan, di antaranya Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101 Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus.

Pada peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah mengusung tema “Dengan Peringatan Nuzulul Quran Membentuk Mental Prajurit TNI yang Prima dan Memegang Teguh Nilai-nilai Tauhid untuk Indonesia Maju.” Kegiatan itu menghadirkan dai nasional, Ustadz Dr Das’ad Latif.

Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin bersama Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin dan dai nasional Das’ad Latif mencicipi hidangan ringan untuk berbuka puasa, dilanjutkan sholat magrib berjamaah.

Selain itu, kegiatan juga diisi penyerahan santunan dan bingkisan kepada anak-anak yatim piatu dan tausiyah dari Das’ad Latif yang menyampaikan pesan tentang pentingnya memperkuat keimanan serta nilai-ilai tauhid dalam kehidupan, termasuk bagi prajurit TNI.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara TNI, pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam mendukung pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju, khususnya Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalsel H Muhidin menilai tausyiah yang disampaikan oleh Das’ad Latif memberikan pesan penting bagi para pemimpin, khususnya terkait amanah dalam menjalankan jabatan.

Menurut Gubernur, pesan tentang pentingnya menjaga amanah sangat berarti bagi para pejabat atau pemimpin daerah yang tengah mengemban tanggung jawab untuk kepenting masyarakat.

Gubernur juga mengaku bersyukur dapat menghadiri kegiatan tersebut sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran prajurit TNI serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah, hari ini kita berhadir dalam kegiatan Peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah dan semoga kegiatan ini membawa berkah serta memperkuat keimanan dan kebersamaan kita semua,” ucap H Muhidin.

Sementara, Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan atas kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan jajaran kepolisian dan instansi terkait.

Mayjen TNI Zainul Arifin menilai sinergi antara pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di wilayah Kalimantan Selatan selama ini berjalan dengan baik dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah.

Menurut Pangdam, ke depan seluruh pihak akan menghadapi momentum Hari Raya Idul Fitri yang biasanya membawa dampak signifikan terhadap berbagai sektor, mulai dari perekonomian, lalu lintas, hingga meningkatnya aktivitas masyarakat.

“Selama ini sinergi dengan TNI juga telah berjalan dengan baik. Ke depan kita akan menghadapi Hari Raya Idul Fitri yang tentunya membawa dampak cukup signifikan, terutama terhadap perekonomian, lalu lintas dan berbagai aktivitas masyarakat lainnya,” ujarnya.

Pangdam menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama dan koordinasi yang lebih intens antara seluruh pihak terkait guna memastikan situasi tetap kondusif.

Mayjen Zainul Arifin berharap pelaksanaan Idul Fitri tahun ini, termasuk arus mudik Lebaran dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar sesuai harapan masyarakat.

“Semua itu tentu dapat terwujud melalui koordinasi dan kerja sama yang semakin baik di masa mendatang,” pungkasnya.

Menjelang berbuka puasa, Ustadz Das’ad Latif mengisi ceramah agama tentang beratnya tanggung jawab seorang pemimpin dalam sebuah tausyiah.

Ia mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah besar yang kelak harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Ustadz Das’ad mencontohkan kisah kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab yang dikenal sangat berhati-hati dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin umat.

Menurutnya, kisah tersebut menjadi pelajaran penting bagi para pemimpin aar selalu berhati-hati dalam menjalankan kekuasaan dan jabatan yang diamanahkan.

Ustadz Das’ad juga menegaskan bahwa Islam tidak melarang seseorang menjadi pemimpin. Bahkan dalam sebuah hadis disebutkan ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari kiamat, salah satunya adalah pemimpin yang adil.

“Golongan pertama yang disebutkan adalah imamun adil, yaitu pemimpin yang adil. Ini menunjukkan betapa mulianya posisi pemimpin jika mampu menjalankan amanah dengan baik,” jelasnya.

Namun di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa jika seorang pemimpin menyalahgunakan kekuasaan, maka tanggung jawabnya di akhirat akan sangat berat.

Ia menambahkan bahwa tidak semua orang diberi kesempatan oleh Allah untuk memegang jabatan penting. Dari ratusan juta penduduk Indonesia, hanya segelintir orang yang dipercaya menjadi pemimpin, baik sebagai gubernur, pangdam, maupun pejabat lainnya.

Karena itu, menurutnya jabatan harus dipandang sebagai amanah yang harus dijaga dengan penuh kehati-hatian, keadilan dan tanggung jawab demi kemaslahatan masyarakat. adp/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper