Mata Banua Online
Senin, April 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bulog Pantau Harga Sembako ke Pasar Tradisional

by Mata Banua
24 Februari 2026
in Banjarmasin
0
TIM Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) saat memantau langsung kebutuhan pokok dapat terjaga pasokan dan harga stabil di pasar tradisional di Kota Banjarmasin, belum lama ini. (Foto:mb/ant/perum bulog kalsel)

BANJARMASIN – Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berupaya memastikan kebutuhan pokok dapat terjaga pasokan dan harga stabil dengan memantau langsung khususnya ke pasar tradisional.

Kepala Perum BULOG Kantor Wilayah Kalsel Muhammad Akbar Said di Banjarmasin, Selasa, menyampaikan, pihaknya melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok secara langsung melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) diantaranya di Pasar Sentra Antasari dan Pasar Kalindo di Kota Banjarmasin.

Berita Lainnya

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

Walikota Launching Logo 500 Tahun Banjarmasin

5 April 2026
Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

Diskopumker Prioritaskan KMP dan Penguatan UMKM

5 April 2026

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan oleh Perum BULOG Kantor Wilayah Kalsel, harus diakui sebagian besar komoditas utama mengalami kenaikan harga. Beberapa di antaranya adalah beras premium, minyak goreng, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, daging ayam ras, serta daging sapi yang tercatat naik sekitar Rp1.000 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut dia, komoditas cabai merah mengalami kenaikan yang lebih signifikan, yakni sekitar Rp5.000 per kilogram.

Menurut dia, kenaikan harga ini dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi sehingga berdampak pada distribusi di tingkat pasar.

“Meski terjadi kenaikan pada beberapa komoditas, ketersediaan stok bahan pokok di pasar masih terpantau cukup dan aktivitas perdagangan berjalan normal. Pemantauan harga akan terus dilakukan secara rutin guna menjaga stabilitas pasokan dan mengantisipasi potensi lonjakan harga,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini dirinya pun menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan. Selain kepada para pedagang juga diharapkan menjual dengan sewajarnya.

“Kita harapkan semua pihak bisa saling jaga dan koordinasi agar pasokan dan harga tetap terjaga selama momen ramadan sampai jelang lebaran nanti di Kalsel,” ujarnya. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper