
JAKARTA – Harga pangan secara rata-rata nasional terpantau cenderung beragam pada hari Senin (23/2).
Panel Harga Bapanas menunjukkan harga rata-rata telur ayam ras di tingkat konsumen terpantau merangkak meski tipis 2,69% dari harga acuan penjualan (HAP) nasional Rp30.000 per kilogram menjadi Rp30.807 per kilogram.
Senada, harga rata-rata daging ayam ras juga mulai merangkak 0,72% dari HAP nasional p40.000 per kilogram atau mencapai Rp40.286 per kilogram.
Sementara itu, harga pangan yang bersumber dari protein hewani lainnya, seperti daging sapi murni dibanderol Rp138.768 per kilogram secara rerata nasional. Harganya turun 0,88% dai HAP nasional Rp140.000 per kilogram.
Kemudian, harga rata-rata daging kerbau segar lokal dan daging kerbau beku impor masing-masing adalah Rp144.038 per kilogram dan Rp111.179 per kilogram.
Selanjutnya, harga rata-rata cabai rawit merah mencapai Rp76.402 per kilogram atau melampaui HAP nasional R40.000-Rp57.000 per kilogram. Di sisi lain, harga rata-rata cabai merah keriting mencapai Rp44.039 per kilogram atau turun dari HAP nasional Rp37.000-Rp55.000 per kilogram, serta cabai merah besar adalah Rp40.227 per kilogram di tingkat konsumen.
Kemudian, harga rata-rata bawang merah di tingkat konsumen mencapai Rp40.075 per kilogram atau masih berada dalam rentang HAP nasional Rp36.500-Rp41.500 per kilogram. Serta, rata-rata bawang putih bonggol dibanderol R37.862 per kilogram, atau turun 5,35% dari HAP nasional Rp38.000-Rp40.000 per kilogram.
Untuk harga rata-rata gula konsumsi dan garam konsumsi masing-masing dibanderol Rp18.106 per kilogram dan Rp11.286 per kilogram. Rata-rata tepung terigu kemasan dan tepung terigu curah masing-masing di level Rp12.652 per kilogram dan Rp9.485 per kilogram. Berikutnya, harga rata-rata minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah masing-masing dibanderol Rp20.824 per liter dan Rp17.660per liter. Untuk harga rata-rata nasional Minyakita mencapai Rp16.827 per liter atau masih melampaui HET yang ditetapkan Rp15.700 per liter. bisn/mb06

