Mata Banua Online
Kamis, Februari 19, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Demo Pemko, Mahasiswa Sampaikan 12 Poin Tuntutan

by Mata Banua
18 Februari 2026
in Banjarmasin
0
AKSI demo Aliansi Mahasiswa Kota Banjarmasih di Balaikota disambut Walikota HM Yamin dan Hj Ananda serta jajarannya.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Banjarmasin mendatangi Balaikota Banjarmasin, Rabu (18/2). Mereka menyampaikan 12 poin tuntutan, terkait kebijakan penggunaan anggaran yang dinilai tidak pro rakyat.

Mereka membentangkan spanduk yang bertuliskan; ‘Evaluasi Prioritas Penggunaan Anggaran Daerah dan 500 Tahun Banjarmasin Belum Sejahtera’.

Berita Lainnya

Dewan Nilai Moment Pembelian Mobil Listrik Tidak Pas

Dewan Nilai Moment Pembelian Mobil Listrik Tidak Pas

18 Februari 2026
Jelang Ramadan,Pasar Murah Bantim Diserbu Warga

Jelang Ramadan,Pasar Murah Bantim Diserbu Warga

18 Februari 2026

Dalam orasinya, salah satu mahasiswa bernama Fajar Arifin mendesak Pemko Banjarmasin yang kini dipimpin Walikota H Muhammad Yamin dan Wakilnya Hj Ananda agar lebih terbuka dalam penggunaan anggaran dan pro rakyat.

“Kami sangat menyayangkan lagi dimana momentum pemerintah kota yang tidak peka dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan anggaran,” ujar Fajar Arifin.

Sebagai contoh, lanjut dia, di antaranya penghapusan penerima PBI BPJS dan pengurangan bonus atlet. Di sisi lain pemko malah membeli mobil dinas listrik, menganggarkan membeli kamera konten, bahkan membuat acara seremonial di luar daerah (Bali, Red).

Melalui tuntutan ini, mahasiswa ingin transparansi terhadap kebijakan-kebijakan penggunaan anggaran. “Kami ingin masyarakat juga mengawasi kebijakan-kebijakan pemerintah agar pemerintah juga lebih peka dengan kondisi masyarakatnya,” tuturnya.

Sementara, Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin mengungkapkan, bahwa aspirasi para mahasiswa ini sebagai motivator bagi pemerintah dalam menjalankan kebijakan dan pembangunan. “Yang viral seperti mobil listrik kami jelaskan bahwa hal itu sudah sesuai kebutuhan saat ini, untuk efesiensi jangka panjang, dan kami bisa memahaminya,” katanya.

Selanjutnya, pengadaan kamera konten telah dipending dan dievaluasi karena dianggap belum urgent. Selain itu rehab ruang smoking untuk kenyamanan tamu.

Pihaknya juga telah melakukan pengawasan dan penerapkan sanksi bagi ASN yang ‘nakal’, tidak disiplin ataupun selingkuh yang dianggap mencoreng etika pegawai. “Kami melakukan sanksi disiplin dan saya pun terus monitoring seluruh ASN mengingat ASN digaji dari uang rakyat,” tutupnya. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper