Mata Banua Online
Kamis, Maret 26, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Parama Hansa, Bocah 7 Tahun dari Bojonegoro Raih Trofi di Kompetisi Piano Dunia

by Mata Banua
11 Februari 2026
in Pentas
0

 

Parama Hansa Raih Trofi Silver di Kompetisi Piano Dunia. ()

Nama Parama Hansa Abhipraya tengah mencuri perhatian. Bocah asal Bojonegoro itu menorehkan prestasi langka.

Berita Lainnya

Elji Arvella Si Teteh Soft Spoken yang Suka Ngonten Horor Komedi

Elji Arvella Si Teteh Soft Spoken yang Suka Ngonten Horor Komedi

11 Februari 2026
Tristan Molina ‘Obat’ GERD Olla Ramlan

Tristan Molina ‘Obat’ GERD Olla Ramlan

11 Februari 2026

Parama sukses meraih 2nd Silver Trophy dalam kompetisi Piano Golden Lion Singapore 2026 yang digelar pada 6 sampai 8 Februari 2026. Prestasi ini kian spesial, sebab sebelumnya bocah 7 tahun itu lebih dulu juara matematika dunia di ajang olimpiade internasional.

Sanjungan pun datang dari Andy Ujang selaku CEO Federation of International Music Organizer (FIMO). Parama disebut sebagai talenta baru Indonesia.

“Prestasi Parama di piano ini adalah bukti nyata bahwa bakat anak Indonesia itu komplit dan bisa unggul di mana pun. Dari matematika dunia ke panggung piano internasional, ini sangat membanggakan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (10/2/2026).

Pencapaian Parama juga mendapat perhatian dari Kedutaan Besar Republic Indonesia (KBRI) di Singapura. Deputy Chief of Mission KBRI Singapura, Thomas, bahkan mengundang delegasi Indonesia sebagai bentuk apresiasi.

“Parama Hansa dan anak-anak Indonesia telah menunjukkan kepada dunia bahwa pemuda Indonesia mampu menguasai dua disiplin yang tampak berbeda, sains dan seni, dengan tingkat keunggulan tertinggi,” ujarnya.

Melalui akun Instagram pribadi, Parama sempat membagikan pengalamannya ikut kompetisi piano internasional tersebut. Ia tak menyangka bisa meraih trofi.

“Ternyata persaingan di Singapore Golden Lion ini jauh lebih besar dari yang aku bayangkan. Ada sekitar 2.000-2.500 peserta dari berbagai negara,” tulis di akun @paramahansa.id.

Meski begitu, Parama juga tetap menikmati momen tampil di panggung besar dengan pesaing dari berbagai negara.

“Panggungnya besar sekali dan aku tampil di depan panel juri yang hebat-hebat. Meskipun menantang, aku tetap percaya diri karena aku sangat suka bermain piano,” tulisnya.

Perlu diketahui, Parama sebelumnya menyabet gelar World Star Champion pada Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2025. Tak hanya itu, ia juga mengoleksi medali emas dari berbagai kompetisi matematika internasional seperi PIMSO, AMO, HKIMO, hingga GMEC. dtc

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper