Mata Banua Online
Jumat, Februari 6, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Ketua Dekranasda Kalsel Terus Promosikan Produk UMKM

by Mata Banua
5 Februari 2026
in Pemprov Kalsel
0

 

Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin ketika menghadiri pembukaan The 26th Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC)

JAKARTA – Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan dan promosi produk kerajinan daerah ke tingkat nasional dan internasional.

Berita Lainnya

Disdag Kalsel Gelar Pasar Murah di seluruh Kabupaten/Kota

Disdag Kalsel Gelar Pasar Murah di seluruh Kabupaten/Kota

5 Februari 2026
Gubernur Hadiri Haul Jamak Para Muassis Ponpes Ma’arif Assunniyyah

Kerja Sama BIMP-EAGA Diperkuat, Pengembangan Geopark Fokus Utama

5 Februari 2026

Hal tersebut ditandai kehadiran Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalsel, Hj Fathul Jannah Muhidin, pada Pembukaan The 26th Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (4/2).

Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, Hj Fathul Jannah Muhidin hadir dan menyempatkan diri mengunjungi booth-booth yang ada di lokasi acara, baik booth lokal asal Kalsel, maupun booth daerah luar, bahkan booth negara lain.

INACRAFT 2026 yang diprakarsai Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) ini dibuka Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Hars ditandai tumbuk lesung bersama Istri Wakil Presiden RI, Ny Selvi Gibran Rakabuming yang merupakan Ketua Dekranas Pusat.

INACRAFT 2026 menjadi ajang pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara yang mempertemukan para perajin, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), desainer serta buyer dari dalam dan luar negeri.

Ketua Dekranasda Kalsel, Hj Fathul Jannah menyampaikan, keikutsertaan Kalsel dalam INACRAFT merupakan momentum penting untuk memperluas akses pasar produk kerajinan lokal, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat nasional bahkan internasional.

“INACRAFT menjadi etalase strategis bagi produk kerajinan daerah, termasuk dari Kalimantan Selatan dan melalui ajang ini, diharapkan para perajin dapat meningkatkan daya saing, memperluas jejaring usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah,” ujar Hj Fathul Jannah.

Istri Gubernur Kalsel, H Muhidin ini juga berharap, keikutsertaan Dekranasda Provinsi maupun Kabupaten Kota di Kalsel, dapat mengembangkan kreativitas mereka dengan melihat langsung berbagai karya yang ditampilkan pada booth-booth dari daerah lain, bahkan negara lain.

INACRAFT 2026 resmi digelar pada 4-8 Februari 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), menempati seluruh area pameran selus hampir 25 ribu meter persegi.

Penyelenggaraan ke-26 ini, INACRAFT menegaskan pergeseran arah strategis dengan menempatkan womenpreneurs sebagai ikon utama, menandai pendekatan baru yang lebih human-centered dalam pengembangan UMKM kriya Indonesia.

INACRAFT telah konsisten digelar selama lebih dari dua dekade sebagai etalase utama produk kerajinan Indonesia. Mengusung tema besar From Smart Village to Global Market, pameran ini tidak hanya menjadi ruang promosi produk, tetapi juga sarana memperluas akses pasar ekspor sekaligus memperkuat daya saing perajin di pasar domestik.

Pada tahun 2026 ini, tema tersebut diterjemahkan lebih dalam melalui konsep Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft. ASEPHI menilai perempuan memiliki peran sentral dalam menjaga keberlanjutan kriya nusantara, mulai dari proses kreatif hingga transformasi produk menjadi peluang usaha bernilai ekonomi. Pendekatan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi perempuan Indonesia dalam menggerakkan ekonomi kreatif dan menjaga warisan budaya di tengah tantangan global.

Penyelenggaraan INACRAFT 2026 juga tetap menjadi ruang temu yang penting bagi perajin dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan Selatan.

Dengan sistem kurasi dan pembagian zona berbasis produk, ASEPHI memastikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman dan terstruktur bagi pengunjung maupun buyer.

Sebanyak 1.013 stand meramaikan pameran ini, terdiri dari 788 peserta individu, 208 stand Kementerian, BUMN dan Dinas serta 10 peserta luar negeri.

Kehadiran 21 island dari berbagai institusi dan 56 peserta kuliner di area Talam INACRAFT memperkaya pengalaman pengunjung yang ditargetkan mencapai 100.000 orang, termasuk 1.000 buyer internasional dari berbagai negara yang dibuka untuk umum setiap hari pukul 10.00-21.00 WIB dengan tiket masuk Rp35 ribu. rin/adpim/ani

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper