
BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menyalurkan bantuan kemanusiaan masyarakat terdampak banjir di wilayah Sumatra melalui Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dengan total nilai mencapai Rp860 juta.
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby di Banjarbaru, Rabu, mengatakan bantuan itu hasil penggalangan donasi masyarakat dihimpun melalui posko bantuan yang dibuka Pemkot dengan total dana yang terkumpul sebesar Rp860.344.260,26.
“Seluruh dana yang terkumpul itu disalurkan panitia melalui APEKSI dan diteruskan Pemerintah Kota Banda Aceh kepada masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Sumatra,” ujar Lisa melalui keterangan tertulis.
Wali Kota Lisa menekankan, pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang berpartisipasi menggalang dana kemanusiaan dan disalurkan dalam bentuk barang sesuai kebutuhan.
Lisa juga berharap penyaluran bantuan baik dari masyarakat, ASN dan non ASN serta perbankan melalui jaringan APEKSI itu dapat memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar sesuai kebutuhan warga terdampak bencana.
“Alhamdulillah, bantuan korban banjir di Sumatra telah diterima penerima manfaat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berdonasi, semoga bantuan dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita,” ucapnya.
Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melalui pernyataan resmi disampaikan di akun Instagram pribadi menyatakan telah menjalankan amanah Pemko Banjarbaru melalui APEKSI dan memasilitasi penyaluran bantuan sesuai prioritas kebutuhan di lapangan.
“Alhamdulillah, melalui koordinasi langsung antara Wali Kota Banjarbaru dengan Dewan Pengurus dan Wakil Ketua APEKSI, kami selaku Wali Kota Banda Aceh langsung menyalurkan bantuan ke wilayah yang masih menjalani proses pemulihan dan rehabilitasi,” ungkapnya.
Illiza menjelaskan bantuan Pemkot Banjarbaru diserahkan dalam bentuk berbagai kebutuhan pokok pada sejumlah daerah terdampak banjir sehingga bisa membantu kebutuhan masyarakat yang memerlukan.
“Bantuan berupa pakaian, selimut, obat-obatan, perlengkapan mandi, ember, serta kebutuhan lainnya itu sangat berarti dan dapat membantu meringankan beban masyarakat di masa pemulihan,” katanya. ant

