
BANJARMASIN – Mantan Walikota Madya Kepala Daerah Tingkat II Banjarmasin periode 1984–1989, HM Effendi Ritonga dikabarkan telah meninggal dunia. Tokoh yang pernah memimpin Banjarmasin di era penting pembangunan kota ini meninggal dunia dalam usia 88 tahun.
Almarhum dikabarkan meninggal pada Selasa (13/1) sekitar pukul 08.00 WIB di Jakarta, bertepatan dengan bulan Rajab 1447 Hijriah. Kabar duka ini tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin.
Mengutip sekilashabar.com, Walikota Banjarmasin H M Yamin HR menyatakan belasungkawa mendalam atas kepergian Brigjen (Purn) HM Effendi Ritonga. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Banjarmasin, Yamin menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Almarhum dinilai sebagai figur pemimpin yang telah meletakkan fondasi penting bagi pembangunan Banjarmasin pada masanya.
Dedikasi dan pengabdian almarhum semasa menjabat dianggap patut menjadi teladan bagi generasi penerus di pemerintahan. Almarhum merupakan bagian dari sejarah Banjarmasin, di mana pemikiran, kebijakan, dan pengabdiannya masih memberi dampak hingga saat ini.
Yamin mengajak seluruh masyarakat Kota Banjarmasin untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Harapan disampaikan agar almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
HM Effendi Ritonga memiliki kontribusi besar dalam perjalanan sejarah pemerintahan kota. Kepergiannya menandai berakhirnya satu bab penting dalam sejarah kepemimpinan Kota Banjarmasin, namun jejak pengabdian dan warisan kepemimpinannya akan terus dikenang oleh kota yang pernah ia pimpin. ril/shc

