
BANJARMASIN – Dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan pokok masyarakat diawal tahun 2026, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Ditreskrimsus Polda Kalimantan Selatan melaksanakan pengecekan rutin di Pasar Kuripan, Banjarmasin, Senin (12/1) pagi.
Kegiatan pengawasan ini dipimpin langsung, AKP Sufian Noor, SE, MM, didampingi AKP Widodo Saputro, SH. Turut serta dalam tim Aiptu Ahmad Baihaki, SH, Brigadir Ridzahul Khairin, SH, MM, Brigadir Ary Fajar Nabrian, SH, MM dan Brigadir David Kornianto, SH.
Dalam pantauan di lapangan, personel Satgas Pangan secara aktif berinteraksi dengan pedagang dan pengelola pasar dan mereka mengecek ketersediaan stok barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur dan daging ayam.
Selain itu, tim juga memantau perkembangan harga jual komoditas tersebut untuk mengantisipasi adanya gejolak harga yang tidak wajar.
AKP Sufian Noor, selaku pimpinan operasi pagi ini, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polda Kalsel dalam pengamanan kebutuhan dasar masyarakat.
“Pengecekan awal tahun ini penting untuk memastikan pasokan aman, harga stabil dan tidak ada praktik penimbunan atau manipulasi yang merugikan masyarakat, terutama di momentum awal tahun,” ujar AKP Sufian Noor di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara rutin dan menyeluruh ke berbagai sentra perdagangan di wilayah Kalsel.
Masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan indikasi kelangkaan barang atau permainan harga yang mencurigakan.
“Kami ingin menciptakan rasa aman dan nyaman bagi konsumen maupun pedagang. Pasar yang sehat dan transparan adalah tujuan kita bersama,” tambahnya.
Para pedagang di Pasar Kuripan menyambut positif kedatangan Satgas Pangan. Mereka menyatakn bahwa stok barang untuk kebutuhan awal tahun terbilang cukup dan harga relatif stabil.
Dengan adanya kegiatan proaktif ini, diharapkan distribusi dan pasokan pangan di wilayah hukum Polda Kalsel dapat berjalan lancar, sehingga ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga dengan baik sepanjang tahun 2026. ris/ani

