Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Banjarbaru Jalankan Pengawasan Internal Berbasis Risiko

by Mata Banua
17 Desember 2025
in Banjarmasin
0
G:\2025\Desember 2025\18 Desember 2025\5\New Folder\sekretaris.jpg
SEKRETARIS Daerah Banjarbaru Sirajoni disaksikan Plt Inspektur Rahmat Taufik menandatangani rencana pengawasan berbasis risiko yang akan jalankan Pemkot Banjarbaru melalui inspektorat pada kegiatan di Kota Banjarbaru, Selasa (16/12). (Foto:mb/ant/mc kominfo bjb)

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui inspektorat menjalankan pengawasan berbasis risiko dengan fokus program dan kegiatan perangkat daerah yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni di Kota Banjarbaru, Selasa, mengatakan, tujuan pengawasan berbasis risiko untuk meningkatkan pengawasan dan pemantauan urusan pemerintahan kota setempat.

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

“Inspektorat menggelar ekspose program kerja pengawasan tahunan berbasis risiko sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan internal dengan fokus program dan kegiatan berisiko tinggi,” ujar Sirajoni.

Sirajoni, usai membuka ekspose Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Berbasis Risiko 2025, menyebutkan kegiatan itu menjadi penanda dalam upaya penguatan fungsi pengawasan internal pemerintah kota itu.

Dijelaskan, PKPT disusun berdasarkan pemetaan risiko yang komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pelaporan atas kegiatan yang dijalankan.

“Pengawasan berbasis risiko dilakukan melalui pendekatan yang lebih terarah dan terukur namun tidak secara umum melainkan fokus pada program yang memiliki tingkat risiko tinggi,” ungkapnya.

Ditekankan, kegiatan menjadi komitmen bersama mensinergikan rencana pengawasan inspektorat dengan seluruh perangkat daerah yang diharapkan didukung pimpinan SKPD lingkup pemerintah kota itu.

“Program kerja pengawasan tahunan menjadi pedoman dan acuan utama aparat pengawas internal pemerintah dalam menjalankan fungsi audit, review, evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” ucapnya.

Plt Inspektur Banjarbaru Rahmat Taufik menegaskan, melalui ekspose seluruh perangkat daerah diharapkan memiliki pemahaman yang sama terkait arah dan prioritas pengawasan sepanjang tahun 2025.

“Pelaksanaan PKPT berbasis risiko merupakan komitmen pemkot dalam memperkuat sistem pengendalian intern pemerintah dan mendorong terwujudnya pemerintahan efektif, bersih, dan berorientasi hasil,” katanya. ant

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper