Mata Banua Online
Selasa, April 7, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Studi Kelayakan Jalan KIT Mantuil Masuki Draft Akhir

by Mata Banua
15 Desember 2025
in Banjarmasin
0
G:\2025\Desember 2025\16 Desember 2025\5\hal 5\Walikota HM.Yamin hadir dapat ekspos draf akhir studi kelayakan jalan.jpg
WALIKOTA HM Yamin menyampaikan harapannya pada ekspose draf akhir studi kelayakan jalan kawasan Mantuil yang ditetapkan sebagai kawasan industri.(foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menghadiri ekspose draft laporan akhir Studi Kelayakan pembangunan jalan menuju Kawasan Industri Terpadu (KIT) Mantuil sebagai langkah strategis dalam menyiapkan dasar kebijakan pembangunan ekonomi daerah, yang berlangsung di salah satu Hotel Banjarmasin. Senin (15/12).

“Draft akhir studi kelayakan ini harus benar-benar dikaji, karena menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah,” ujar Walikota Yamin.

Berita Lainnya

Pembangunan Jembatan Garuda Ditargetkan Selesai Tiga Bulan

Pembangunan Jembatan Garuda Ditargetkan Selesai Tiga Bulan

6 April 2026
Walikota Tinjau Pelaksanaan TKA SMP

Walikota Tinjau Pelaksanaan TKA SMP

6 April 2026

Dikatakannya, langkah selanjutnya agar akan diekspose lagi lanjutan untuk memastikan bahwa studi kelayakan yang disusun benar-benar memberikan dampak positif dalam aspek sosial, lingkungan maupun bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa studi kelayakan ini nantinya menimbulkan dampak yang positif bagi masyarakat,” sambungnya.

Diungkapknnya, ada tantangan utama terletak pada proses sosialisasi dan pendataan titik jalan yang akan dilalui, termasuk kejelasan status serta hak kepemilikan lahan masyarakat.

“Kendalanya adalah sosialisasi dan pendataan titik jalan, termasuk pemilik lahan yang akan dilalui, serta harus memperhatikan saluran air, irigasi, dan aspek teknis lainnya,” ungkapnya.

Makanya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat dalam pengembangan Kawasan Industri Terpadu Mantuil.

“Dengan akses jalan menuju kawasan industri ini, perekonomian dapat tumbuh secara berkelanjutan dan akan menambah tenaga kerja. Apalagi Mantuil ini lokasi sangat strategis,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menyampaikan laporan akhir Studi Kelayakan pembangunan jalan menuju Kawasan Industri Terpadu Mantuil saat ini masih dalam bentuk draft yang sedang diuji melalui diskusi bersama berbagai pihak terkait.

“Laporan akhir sebenarnya sudah ada berbentuk draft. Sekarang kita uji melalui diskusi dengan instansi terkait, baik dari provinsi, dinas perdagangan perindustrian, pertanahan, maupun bidang-bidang lain yang terlibat,” jelas Kadis PUPR yang akrab disapa Yayah.

Ia menambahkan, hasil diskusi tersebut akan menjadi dasar perbaikan yang ditargetkan rampung akhir tahun ini. via

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper