Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Dinsos P3AP2KB Banjar Ekspose Pengadaan Tanah Sekolah Rakyat

by Mata Banua
10 Desember 2025
in Banjarmasin
0
D:\2025\Desember 2025\11 Desember 2025\5\hal 5\Kepala Dinsos P3AP2KB Banjar Erny Wahdini memberikan sambutan.jpg
KEPALA Dinsos P3AP2KB Banjar Erny Wahdini memberikan sambutan saat Ekspose Perencanaan Pengadaan Tanah untuk Sekolah Rakyat.(foto:mb/ist)

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) menggelar Ekspose Perencanaan Pengadaan Tanah untuk Sekolah Rakyat.

Kegiatan yang diadakan di Aula Kantor Dinsos P3AP2KB, Martapura, dibuka Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Erny Wahdini, Senin (8/12).

Berita Lainnya

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

Dispersip Perkuat Pemahaman Instrumen Baru Akreditasi Perpustakaan Sekolah

9 April 2026
Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

Mulai Hari Ini, Pemko Terapkan WFH

9 April 2026

Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Erny Wahdini mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Dosen Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu, seperti pertanian, kehutanan, teknik, dan lingkungan hidup.

Pemkab Banjar juga bekerja sama dengan instansi terkait seperti Kejaksaan Negeri, BPN, Polres Banjar, dan Kodim 1006 Banjar, untuk memastikan persiapan pengadaan tanah berjalan clear and clean.

“Harapannya, ke depan tidak ada permasalahan hukum,” ujarnya.

Erny menjelaskan, anggaran pengadaan tanah bersumber dari APBD Kabupaten Banjar. Penganggaran mulai dilakukan pada 2025, namun sempat terkendala efisiensi, karena dana yang tersedia belum mencukupi.

Ia menegaskan, proses pengadaan tanah saat ini masih dalam tahap kajian. Selanjutnya, Pemkab Banjar menunggu izin Gubernur Kalimantan Selatan, mengingat penggunaan anggaran di atas Rp3 miliar harus mendapat persetujuan kepala daerah provinsi.

Menurut Erny, lahan yang akan dibebaskan seluas 7,7 hektare berlokasi di Desa Jingah Habang Hulu, Kecamatan Karang Intan. Lokasi tersebut dipilih karena memenuhi persyaratan, seperti ketinggian aman dari banjir, luas lahan sesuai kebutuhan, serta jaraknya yang relatif dekat dengan ibu kota kabupaten.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar Musafir Menca menegaskan, pihaknya akan mengawal proses pengadaan tanah dari sisi perdata.

“Selain pendampingan, kejaksaan juga melakukan pengamanan terhadap proyek strategis nasional ini. Kami meminta seluruh stakeholder berkomitmen tinggi, agar proses pengadaan barang dan jasa berjalan tanpa penyelewengan hukum dan mendapat dukungan penuh,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Tim Penyusunan Dokumen Pengadaan Sekolah Rakyat Kabupaten Banjar Arief Budiman, menyerahkan dokumen pengadaan tanah kepada Kepala Dinsos P3AP2KB Erny Wahdini. ril/dio

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper