Mata Banua Online
Senin, Februari 2, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Dinsos Dorong Logistik ke Lumbung Sosial

by Mata Banua
4 Desember 2025
in Banjarmasin, Indonesiana
0
D:\2025\Desember 2025\5 Desember 2025\2\2\New Folder\Dinsos Dorong Logistik ke Lumbung Sosial.jpg
H Achmadi SSos, Kabid Pena­nganan Bencana pada Dinas So­sial Provinsi Kalsel H Achmadi SSos

BANJARMASIN – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Ka­li­man­tan Selatan mendorong logistik untuk kebutuhan tanggap darurat pen­ang­gu­langan bencana ke lumbung sosial yang ada di kecamatan.

“Kita akan mendorong logistik, terutama permakanan ke lumbung sosial yang telah berdiri di Kalsel,” ucap Kabid Pena­nganan Bencana pada Dinas So­sial Provinsi Kalsel H Achmadi SSos, Kamis (4/12).

Berita Lainnya

Air Bersih PAM Bandarmasih Dipastikan Aman Dikonsumsi

Air Bersih PAM Bandarmasih Dipastikan Aman Dikonsumsi

1 Februari 2026
Charity for Palestine, Sekretariat DPRD Salurkan Donasi ke Baznas

Charity for Palestine, Sekretariat DPRD Salurkan Donasi ke Baznas

1 Februari 2026

Madi –sapaan akrabnya– menyatakan, pengisian logistik tanggap bencana di lumbung sosial tersebut dimaksudkan untuk kesiapsiagaan meng­hadapi kemungkinan terjadinya ben­cana, apalagi saat ini sedang musim penghujan.

Seperti diketahui, Kalsel termasuk daerah yang berpotensi terjadinya bencana alam ketika musim penghujan, seperti banjir, angin ribut atau angin puting beliung, tanah longsor, dan banjir rob di kawasan pesisir laut.

Ia menyebutkan, saat lum­bu­ng sosial yang telah dibentuk sebanyak 46 buah/kecamatan dan sebagai garda terdepan untuk mempermudah serta mem­per­ce­pat bantuan tanggap darurat untuk korban terdampak bencana.

“Apabila terjadi bencana di suatu lokasi, maka lumbung sosial terdekat harus menya­lur­kan bantuan tanggap darurat terhadap korban terdampak, sehingga masyarakat merasa pemerintah hadir saat mereka membutuhkan,” ujarnya.

Lumbung sosial yang sudah terbentuk itu, lanjutnya, telah didistribusikan logistik untuk tanggap darurat terutama untuk kebutuhan dasar ma­syarakat, seperti per­ma­kanan yang m­er­u­pa­kan kebutuhan pokok masyarakat.

Madi menyampaikan, dari 46 lumbung sosial itu, ter­banyak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) 11 buah, di Hulu Sungai Tengah (HST) 11 buah, dan di Tanah Bumbu (Tanbu) ada 10 buah.

“Ketiga lokasi di Kalsel yang banyak didirikan lumbung sosial itu karena telah dijadikan kawasan siaga bencana (KWSB) yang mengharuskan setiap kecamatan berdiri lumbung sosial,” katanya.

Ia menjelaskan, alasan lum­bung sosial didirikan di lokasi yang rawan bencana karena apabila terjadi hal tersebut bantuan tanggap darurat bisa cepat disa­lur­kan kepada korban, kecuali tidak mencukupi dan meminta bantuan ke dinas sosial kabupaten/kota.

Selain kesiapsiagaan logsitik, pihaknya juga menyiap­kan pera­la­tan untuk penanganan bencana serta sumber daya manusia (SDM), yakni anggota taruna siaga bencana (tagana) yang telah dilatih menangani bencana. ani

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper