Mata Banua Online
Minggu, April 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Bagnaia Linglung: Saya Tidak Mengenali Diri Saya Sendiri

by Mata Banua
15 Oktober 2025
in Olahraga
0
D:\2025\Oktober 2025\16 Oktober 2025\9\Olahraga Kamis\Bagnaia.jpg
Francesco Bagnaia bingung jelang MotoGP Australia 2025.(foto:mb/web)

Jakarta – Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, linglung hingga ‘tidak mengenali diri sendiri’ jelang MotoGP Australia 2025 di Sirkuit Phillip Island, 17-19 Oktober mendatang.

Setelah 18 seri di MotoGP 2025, Pecco Bagnaia hanya meraih dua kemenangan Grand Prix dibandingkan dengan 11 kemenangan tahun lalu, yakni di GP Amerika Serikat dan GP Jepang.

Berita Lainnya

Ribuan Karateka Bertanding Dalam Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII/Tambun Bungai 2026

Ribuan Karateka Bertanding Dalam Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII/Tambun Bungai 2026

9 April 2026
PSG Amankan Kemenangan Kandang 2-0 Atas Liverpool

PSG Amankan Kemenangan Kandang 2-0 Atas Liverpool

9 April 2026

Sementara rekan setim Bagnaia di Ducati, Marc Marquez menyabet gelar juara dunia dengan torehan 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan sprint race. Dengan empat seri tersisa di MotoGP 2025, Bagnaia tertinggal hingga 271 poin dari Marquez di klasemen.

Setelah membuat terobosan di MotoGP Jepang, saat menggunakan komponen Desmosedici GP24, Bagnaia kemudian terpuruk di MotoGP Mandalika.

Bagnaia finis terakhir di sprint race MotoGP Mandalika dengan terpaut hampir 30 detik. Sementara saat balapan Minggu, pembalap asal Italia itu terjatuh di tikungan terakhir saat berada di posisi belakang.

“Semua orang di garasi saya bekerja keras, para teknisi bekerja keras untuk mencoba beradaptasi dan membiarkan saya beradaptasi dengan motor. Tapi itu sesuatu yang tidak jelas, bukan beradaptasi dengan motor, melainkan seperti mengganti motornya,” ucap Bagnaia dikutip dari Crash.

Lebih lanjut Bagnaia mengatakan semakin keras dia beradaptasi dengan motor GP25, semakin buruk hasilnya, Juara dunia MotoGP dua kali itu pun mengaku bingung.

“Ini tidak mudah, karena ketika rekan setim Anda menang dan Anda mendapatkan hasil yang buruk, sulit untuk percaya. Saya seperti tidak mengenali diri saya sendiri. Saya rasa tidak ada yang mengenali saya.”

“Dan beberapa orang mulai meragukan potensi saya. Saya tidak pernah kehilangan kepercayaan diri. Saya selalu yakin bahwa potensi saya adalah meraih kemenangan,” kata Pecco melanjutkan.

Meski terpuruk di MotoGP 2025, Bagnaia tetap yakin dengan hubungannya bersama Ducati. Pecco mengaku tidak punya rencana untuk meninggalkan Ducati.

“Saya tidak pernah meragukan Ducati, karena saya pikir karier saya akan dimulai dan berakhir di Ducati. Terlalu dini untuk memikirkan tahun depan. Kalau motor saya bagus, saya bisa memperjuangkannya. Tapi kalau tidak, saya akan berusaha keras dan berusaha mengatur semuanya dengan baik,” ucap Bagnaia. web

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper