
BANJARMASIN – Sekretaris DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat Dewan atau Setwan setempat, H Muhammad Andri Yuzhar mengharapkan, generasi muda di provinsinya memiliki pola pikir cerdas, terbuka dan beretika
Harapan itu ia sampaikan saat menerima “Creative Student Home” atau CreSHome Community – sebuah komunitas/ organisasi yang berfokus pada pengembangan mahasiswa di Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin.
Pasalnya, menurut Andri, politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, tapi tentang bagaimana mengelola kebijakan publik untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran teman-teman dari CreSHome Community sangat positif dan kami sambut baik. Tidak hanya belajar teori politik di bangku kuliah, tetapi juga datang langsung untuk memahami bagaimana proses demokrasi dan mekanisme lembaga legislatif bekerja,” ujarnya.
Andri menyatakan, DPRD Kalsel selalu terbuka untuk kalangan muda yang ingin belajar tentang tata pemerintahan dan politik daerah.
Ia berharap, melalui kegiatan seperti tersebut lahir generasi yang tidak sekadar kritis, tetapi juga konstruktif dalam menyampaikan gagasan untuk kemajuan Banua.
“Memperdalam pemahaman tentang peran dan fungsi lembaga legislatif di daerah. Untuk memahami bagaimana proses demokrasi dan mekanisme lembaga legislatif bekerja,” ujar Andri.
Sementara, salah satu mahasiwa yang tergabung dalam CreSHome Community Banjarmasin Muhammad Auzora Zaki dari Fakultas Hukum Tata Negara Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari menyampaikan, bahwa komunitasnya sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berpikir kreatif dan berdaya juang tinggi.
“Sebuah rumah bagi para pemuda yang diharapkan mampu mencetak generasi cerdas dan berkualitas, tidak hanya dalam ranah akademik, tetapi juga politik,” ungkap Auzora.
Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin itu menyampaikan, kegiatan sekolah politik yang mereka jalankan saat ini merupakan angkatan ke-9.
“Melalui program ini, kami berkomitmen menumbuhkan kesadaran politik yang sehat dan partisipatif di kalangan mahasiswa, agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” kata Auzora Zalki. ant

