Mata Banua Online
Minggu, April 12, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Perhutanan Sosial Berperan Strategi Dukung Swasembada Pangan

by Mata Banua
9 Oktober 2025
in Ekonomi & Bisnis
0
D:\2025\Oktober 2025\10 Oktober 2025\7\7\2.jpg
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.(foto:mb/ant)

JAKARTA – Menteri Kehu­tan­an (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan perhutanan sosial me­miliki peran penting dan stra­tegis dalam mewujudkan swa­sem­bada pangan nasional.

“Perhutanan sosial men­dukung swasembada pangan, (salah satunya) dengan me­ng­op­ti­malkan area perhutanan sosial melalui agroforestri,” kata Men­hut Raja Antoni dalam ke­te­rangannya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Berita Lainnya

Beras 5 Kg Tak Sesuai Takaran

Harga Buyback Emas Antam Naik 10,38 Persen

9 April 2026
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp85.200

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp85.200

9 April 2026

Lebih lanjut, ia mengatakan ada­nya potensi lahan perhutanan sos­ial menjadi bentuk dukungan sektor kehutanan terhadap upaya mewujudkan swasembada pa­ng­an nasional sebagai kekuatan bangsa.

Hal ini pun, lanjut dia, senada dengan apa yang di­in­struksikan oleh Presiden Pra­bowo Subianto terkait swa­sem­bada dan ketahanan pangan Indonesia.

“Dari total 8,3 juta hektare SK (Surat Keputusan) Perhutanan Sosial yang telah di­terbitkan, terdapat potensi pe­ng­embangan pangan dengan ag­ro­forestri,” ujar Menhut.

Ia menilai, program per­hu­tanan sosial menjadi jembatan antara pelestarian lingkungan dan pembangunan ekonomi rakyat.

“Melalui pendekatan ag­ro­forestri dan pemanfaatan areal perhutanan sosial, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat ekonomi dari hasil tanaman pangan seperti jagung, tetapi juga tetap menjaga kelestarian hutan yang menjadi penyangga ke­hi­dupan,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, sebelumnya Menhut Raja Antoni turut men­dam­pingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pe­na­naman jagung serentak kuartal IV tahun 2025 di Desa Bantar Panjang, Kec. Tigaraksa, Kab. Tangerang, Banten, Rabu (8/10).

Penanaman juga dilakukan bersama Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Kepala Badan Pangan Nasional (Ba­panas) Arief Prasetyo Adi, dan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

Selain penanaman jagung serentak kuartal IV, dilakukan juga pelepasan hasil panen jagung kuartal IIl, serta penebaran 80 ribu benih ikan nila. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper