
Jeddah – Timnas Indonesia disinggung soal sanksi FIFA ke Malaysia terkait data palsu 7 pemain naturalisasinya. Pelatih Patrick Kluivert enggan mengomentarinya.
Hal itu ditanyakan wartawan dalam konferensi pers jelang laga Indonesia vs Arab, Selasa (7/10). Kluivert disinggung soal sanksi FIFA ke Malaysia.
Pelatih asal Belanda itu langsung merespons singkat. Ia enggan mengomentarinya, seraya menegaskan fokusnya cuma untuk laga melawan Arab.
“Saya tak membahas itu. Saya membahas soal pertandingan besok. Itu bukan hal yang saya pikirkan. Yang penting adalah pertandingan besok,” kata Patrick Kluivert.
Sebelumnya, FIFA menghukum Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) dan 7 pemain naturalisasinya. Hal itu terkait data palsu terkait asal-usul pemainnya.
Dalam laporan investigasi FIFA yang dirlis Senin (6/10/2025), FIFA menyebut FAM teledor terkait data-data para pemain naturalisasinya.
FIFA mengungkap, nenek dan kakek 7 pemain Malaysia bukan atau tidak berasal dari Malaysia. Padahal klaim sebelumnya menyatakan sebaliknya.
Meski FAM dan para pemainnya dinyatakan tidak melakukan pemalsuan dokumen itu, FIFA tetap menjatuhkan sanksi keras. Denda miliaran dijatuhi ke federasi, dan pemainnya juga didenda plus dilarang beraktivitas selama 12 bulan. dtc

