
BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin H.Muhammad Yamin memesan 10 mesin pencacah sampah plastik hasil karya dari siswa SMKN 5 Banjarmasin.
Mesin pencacah sampah plastik itu rencananya dimanfaatkan untuk mengurangi sampah yang menjadi masalah serius di kota ini.
“Saya sudah lihat dan sangat mengapresiasi serta bangga dengan karya-karya siswa SMKN 5, “kata Walikota Yamin usai mengunjungi bengkel kerja siswa SMKN 5 Banjarmasin, Senin (22/9).
Ia mengakui sangat tertarik dengan hasil karya berupa mesin pengolah sampah plastik menjadi paving block. Mesin itu menurutnya sangat cocok bagi Kota Banjarmasin yang saat ini masih menghadapi darurat sampah.
“Mesin pencacah sampah plastik menghasilkan paving block, kita akan jalin kerjasama untuk memanfaatkan mesin itu,” katanya.
Dia juga tertarik dengan mesin pengolah sampah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM). Hasil Karya anak-anak banua tersebut tentunya sayang jika tidak diberdayakan oleh pemerintah daerah.
“Bagi saya mesin buatan anak-anak SMKN 5 sangat bagus dan tak kalah dengan produk dari daerah lain. Daripada kita pesan ke luar lebih baik membeli karya anak banua,” jelas Yamin.
Sementara, Kepala SMKN 5 Banjarmasin Syahrir Sultan mengatakan, sejak Banjarmasin dinyatakan darurat sampah pihaknya bersama siswa dan guru di jurusan mesin berupaya membuat inovasi dalam mengatasi sampah.
“Nah, akhirnya kami berhasil menciptakan karya murni berupa mesin untuk mengolah sampah tersebut. Ada mesin pencacah sampah, mesin sampah jadi BBM serti mesin pengolah sampah plastik menjadi paving block,” jelasnya.
Pihaknya pun berterima kasih dan menyambut baik tawaran kerjasama dari walikota sebagai kepercayaan atas hasil karya siswa SMKN 5 Banjarmasin. “Kami menyambut baik peluang ini dan kami terima kasih kepada Walikota HM Yamin yang sengaja datang dan mempercayakan hasil karya anak-anak kami,” katanya. via

