Mata Banua Online
Minggu, Januari 18, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

SD se- Banjarmasin Meriahkan Festival Tunas Bahasa Ibu

by Mata Banua
21 September 2025
in Banjarmasin, Kotaku
0
D:\2025\September 2025\22 September 2025\5\HAL 5\SEKDAKO Banjarmasin Ikhsan Budiman saat mengunjungi salah satu stand expo Festival Tunas Bahasa Ibu 2025.jpg
SEKDAKO Banjarmasin Ikhsan Budiman saat mengunjungi salah satu stand expo Festival Tunas Bahasa Ibu 2025. (foto:mb/ist)

BANJARMASIN – Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin sukses menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu di tingkat Sekolah Dasar (SD) se- Kota Banjarmasin Tahun 2025 di Hotel Harper Banjarmasin, Sabtu (20/9).

Kegiatan mengangkat tema “Manabur Bahasa Manuai Kebanggaan” dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.

Berita Lainnya

G:\2026\Januari\15 Januari 2026\2\22\New Folder\Pencuri Bollard Trotoar Ditangkap.jpg

Pencuri Bollard Trotoar Ditangkap

14 Januari 2026
G:\2026\Januari\15 Januari 2026\2\22\New Folder\Kerugian Bencana Sosial Capai Rp 107,430 M.jpg

Kerugian Bencana Sosial Capai Rp 107,430 M

14 Januari 2026

Sekdako Ikhsan menekankan pentingnya pelestarian bahasa daerah, khususnya Bahasa Banjar, agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Menurutnya festival ini untuk menjaga eksistensi bahasa ibu serta mengedukasi kosakata bahasa banjar dapat di kalangan generasi muda saat ini agar tidak pudar begitu saja.

“Bahasa Banjar masih bagus, penuturnya masih banyak. Namun tetap harus kita lestarikan karena dikhawatirkan ada beberapa kata yang bisa hilang atau terkikis sehingga tidak lagi dikenal anak-anak. Bahasa Banjar tidak hanya digunakan di Banjarmasin atau Kalimantan Selatan, tetapi juga tersebar hingga provinsi lain di Kalimantan bahkan sampai Sumatera. Oleh karena itu, menjaga kemurnian bahasa ini menjadi tugas kita bersama,” jelasnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, mengatakan festival ini merupakan bentuk dukungan Pemko Banjarmasin terhadap program prioritas Kemendikdasmen dalam pelestarian bahasa dan sastra daerah.

Pada event ini dibuka pameran dan expo hasil kreativitas sekolah, guru, peserta didik, hingga tim pelestari bahasa Banjar. Selain itu, juga digelar beragam lomba seperti Bakisah bahasa Banjar, Bapandung, menulis Puisi, Bapidato bahasa Banjar serta Menulis Kisah Anak.

Ajang ini mendukung pelestarian bahasa daerah melalui kebijakan dan regulasi. Saat ini, pemko tengah menyiapkan nota kesepahaman (MoU) dengan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, serta mendorong penerbitan Perwali dan surat edaran Wali Kota Banjarmasin terkait penggunaan bahasa Banjar di lingkungan sekolah.

“Harapan kami, apa yang dilakukan tim revitalisasi bahasa daerah Kota Banjarmasin bersama pemerintah kota dan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan dapat semakin memperkuat komitmen pelestarian bahasa dan sastra daerah di Banjarmasin,” katanya.

Ia berharap semangat melestarikan bahasa Banjar semakin tumbuh di kalangan generasi muda, sekaligus mempertegas identitas budaya Banua sebagai kebanggaan bersama. via

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper