Mata Banua Online
Jumat, April 10, 2026
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper
Mata Banua Online
No Result
View All Result

Pelatih Larang Junaida Santi Main karena Karier Bisa Terancam

by Mata Banua
14 Agustus 2025
in Olahraga
0
D:\2025\Agustus 2025\15 Agustus 2025\9\Olahraga Jumat\pelatih.jpg
Cedera – Junaida Santi cedera saat melawan Argentina dan tidak tampil memperkuat Indonesia saat menghadapi Italia pada 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025.(foto:mb/ant)

Jakarta – Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia U-21 Marcos Sugiyama dengan tegas melarang Junaida Santi bermain dalam laga 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025 di Surabaya.

Indonesia bermain tanpa Santi dalam babak 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025. Pemain 18 tahun itu mengalami cedera saat menghadapi Argentina, Selasa (12/8).

Berita Lainnya

Ribuan Karateka Bertanding Dalam Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII/Tambun Bungai 2026

Ribuan Karateka Bertanding Dalam Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII/Tambun Bungai 2026

9 April 2026
PSG Amankan Kemenangan Kandang 2-0 Atas Liverpool

PSG Amankan Kemenangan Kandang 2-0 Atas Liverpool

9 April 2026

“Dia memiliki masalah di meniscus. Meniscus yang terlalu tinggi, jadi kemarin mulai dengan sedikit sakit,” kata Sugiyama dikutip dari Antara.

Pelatih asal Brasil itu dengan tegas melarang Santi bermain dalam laga melawan Italia karena tidak ingin pemain terbaik Proliga 2025 itu mengalami masalah berkepanjangan.

“Sekarang dia susah untuk berjalan. Lalu saya bicara sama dia, jangan main, tetap tenang, karena kalau dia bermain, dia bisa saja akan ada cedera lagi selama satu tahun,” terang Sugiyama.

Menurutnya kondisi Santi sudah berangsur pulih dan bisa saja bermain dengan menggunakan obat penghilang rasa sakit, namun itu tidak dilakukannya demi masa depan sang pemain.

Santi menjadi pemain kedua di Timnas Voli Putri Indonesia U-21 yang mengalami cedera. Sebelumnya Kadek Diva Yanti juga jatuh cedera saat menghadapi Puerto Rico.

Tanpa Santi dan Kadek, Indonesia menghadapi Italia pada babak 16 besar. Kendati kalah 1-3 (12-25, 19-25, 25-21, 13-25), pemain-pemain Indonesia menunjukkan performa yang cukup baik dalam menghadapi negara yang menjadi finalis Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 dalam tiga penyelenggaraan terakhir.

Ketiadaan Santi dan Kadek bisa ditambal dengan keberadaan Pascalina Mahuze dan Azzahra ‘Gendis’ Dwi Febyane, serta Chelsa Berliana Nurtomo, Maradanti Namira, Geofanny Eka, Syelomitha Wongkar, Afra Hasna, dan Indah Guretno. ant

 

Mata Banua Online

© 2025 PT. Cahaya Media Utama

  • S0P Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Headlines
  • Indonesiana
  • Pemprov Kalsel
  • Bank Kalsel
  • DPRD Kalsel
  • Banjarmasin
  • Banjarbaru
  • Daerah
    • Martapura
    • Tapin
    • Hulu Sungai Utara
    • Balangan
    • Tabalong
    • Tanah Laut
    • Tanah Bumbu
    • Kotabaru
  • Ekonomi Bisnis
  • Ragam
    • Pentas
    • Sport
    • Lintas
    • Mozaik
    • Opini
    • Foto
  • E-paper